Kamis, April 17

Kembali di Sini

Setelah sekian lama aku pergi meninggalkanmu. Kau berdebu, hanya garis garis panjang statistik entah terlacak darimana, menjadi fakta nyata betapa sepinya tempat ini.

Aku meninggalkanmu, kemudian aku (kan) pasti kembali. Tak seperti dia, datang untuk beberapa lama, kemudian pergi tanpa jejak. Sedangkan aku? Aku punya jejak kan? Sebuah tulisan. Ya, tulisan-tulisan inilah yang menjadi jejak setelah berminggu-minggu ku tinggalkan kamu. Beribu pengalaman dan kejadian (yang sebenarnya monoton, surprisingly moments, dan itu-itu saja) yang membuatku, oh, ternyata begini ya hidup.

Ya, hidup. Kok tiba-tiba mendadak menjadi philosopher?

Aku meninggalkanmu, kemudian aku kembali ke sini dengan ribuan cerita dan ragamnya cinta. Cinta ini, berubah menjadi baru dan tumbuh. Aku tak ingin dia berkembang, melebar, hingga mengakar kuat seperti akarnya pohon yang menusuk bumi. Cinta ini, biarlah seperti akar bunga teratai muda yang tergenang di air. Biarlah, biarlah menyebar di atas permukaan, bukan mengakar ke bawah.

Cinta ini, membuatku betah berlama-lama di kampus. Seolah ada panggilan, bahwa kampus ini tak pernah mati dengan hal-hal lama namun terbungkus dengan hal-hal baru.

Selamat malam ^0^

1 komentar:

Go comment! Langsung ketik idemu di komen ini!! ^^

Kalo mau komen, terutama anonymus, kasih namanya ya.. Atau yang punya akun Google, silakan diaktifkan.