Kamis, Oktober 10

Suara

Suara. Kapan ia bersua? Ia bukanlah terlalu nyata, bukan terlalu visual. Ia hanya gelombang. Gelombang suara dan persepsi. 

Suara itu. Ya, bisikan suara yang diikuti oleh persepsi di otak ini. 

Mengajakku ingin bertemu denganmu. Dengan cara apapun. 

Bahkan bintang pun bisa bertebaran di langit tempat tinggalmu. Meskipun bintang itu jauh dan tak bisa digapai. 

Bukanlah sapu angin ala Doraemon pula.

Karena kita nyata. Aku yakin, akan ada cara untuk pertemuan ini. 

Ya, beserta malam yang melatihku untuk mempunyai persepsi lebih realita. 

(hanya ada dua bintang. siapa tau disana satu. dan disini satu).

#random

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Go comment! Langsung ketik idemu di komen ini!! ^^

Kalo mau komen, terutama anonymus, kasih namanya ya.. Atau yang punya akun Google, silakan diaktifkan.