Rabu, Juli 10

Logika, Berbeda dan Tertawa

Semua terasa berbeda ya.

Entah kenapa, akhir-akhir ini, aku membaca cerita dulu yang membuatku tertawa sekarang. Apa, logikaku sudah berjalan? Apakah, dulu, relasi antara dua manusia bisa dikatakan lucu dan imut, sehingga ada perselisihan yang membuat semuanya tidak menyenangkan?

Mungkin aku bukan orang yang mengungkit hal itu. Sudah berkali-kali orang yang bernasib sama, jungkir balik memahami soal logika. Akhirnya mengerti juga.

Karena kita sudah dewasa. Paham kalau mau hidup lancar pakai logika. Tapi tak selamanya logika. Logika itu robot. Logika itu menyesatkan.

Pakai hati.

Terima kasih, cerita-cerita dulu yang membuatku tertawa. Aku baru sadar ternyata kau mengajariku banyak hal. Tidur malam, hingga aku baru menyadari bahwa sebentar lagi aku akan menjadi orang yang menertawakan kecerobohan. Semoga bisa dijadikan pelajaran. Bahwa memang, masa remaja takkan terulang.

Nanti, akan ku rancang aplikasi seperti Doraemon, supaya balik ke masa lalu. Entah kenapa Doraemon sangat canggih dibandingkan kita 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Go comment! Langsung ketik idemu di komen ini!! ^^

Kalo mau komen, terutama anonymus, kasih namanya ya.. Atau yang punya akun Google, silakan diaktifkan.