Cari

Friday, June 28

Kangen Menulis

Mungkin ini bukan janjiku. Tapi ini sebuah penyelewengan waktu.

Aku mencuri waktu untuk merindukan kegiatan yang satu ini. Menulis. Hampir seminggu ini, mati rasa 10 jari menulis dengan pensil tapi tanpa pakai hati. Alias ngerjain soal. Memang sih, mengikuti ujian sambil menunggu pengumuman itu antara deg-degan dan berharap penuh pada Yang Kuasa. Tetapi, kalau semua pikiran cemas, deg-degan atau nyampur deh kayak cendol itu - tidak dibuang, bisa berabe.

Ingin rasanya semua selesai. Lalu menulis sepuasnya. Memang itu harapan terbesarku jika aku diterima di seleksi perguruan tinggi negeri yang ketat itu. 

Nyaris dua hari aku membuka blog ini, untuk menulis. Tapi tanganku tak bergerak. Masih ada yang kulirik selain itu. Masih ada yang membuatku janggal dan tak ingin menulis. Rasanya tak bisa. 

Dan masih ada perasaan kuat bahwa, menulis itu menyenangkan daripada hanya membaca ribuan artikel (tanpa menulis). Jadi, aku ingin "membuangnya" disini. Seperti yang pernah dulu kulakukan. 

*eh kenapa bahasanya kaku gini ya*

Ya intinya sih, nulis itu seperti hidup bagi saya. Saya nggak bisa hidup, pikiran saya nggak bisa sedikit tenang tanpa nulis. Walaupun nulis quote, blog, atau malah yang lainnya. Beda dengan teman saya yang setiap hari menulis. Dia bebas berekspresi karena waktunya yang bebas pula. Seharusnya dia bersyukur, bisa memanfaatkan waktu untuk menulis sebagus mungkin. Saya juga ingin seperti itu. Dan bisa setiap hari menulis seperti mbak/mas pembaca yang hobi ngeblog, yang ada di dalam beranda blogger saya. 

Ternyata nulis itu emang, bener-bener bikin bahagia. Deh. 

No comments:

Post a Comment

Go comment! Langsung ketik idemu di komen ini!! ^^

Kalo mau komen, terutama anonymus, kasih namanya ya.. Atau yang punya akun Google, silakan diaktifkan.