Kamis, Juli 5

Tentang Kamu


Tentang kamu. Yang tak bisa dilacak keberadaannya. 

Aku terus mencari sisa jejakmu, yang mungkin bisa ku ketahui sedikit saja. Tapi kini tak bisa. Karena kamu pergi jauh, tanpa bekas.

Tentang kamu yang sudah pergi. 

Tak ada kata menunggu. Karena orang awam bilang, menunggu itu hal yang membosankan. Tetapi menunggu itu melatih hati untuk bersabar. Kata-kata darimana itu? Aku sudah bosan mendengarnya. "

"Maukah kamu menunggu sedikit lagi?" Begitu katamu.

-Tidak-

Karena aku bukan robot, yang bisa menunggu loading dan perekaman data. Tersenyum tanpa ekspresi. Tak bisa menangis dan merasa sakit. Mempunyai kekuatan eskplosif, ketika kamu mengganggunya. Suatu hari.



Note:
Ide menulis ini gara-gara kaki keseleo dan luka robek di telapak kaki kemarin sore. Jadinya aku sering menulis. Ya, penyembuhanku adalah menulis. Lain kali harus hati-hati bermain basket dan jangan sampai nggak pakai sepatu atau sendal!

5 komentar:

  1. menunggu itu membuat kita memberi ruang untuk kata sabar, hehe :D
    have a nice day, mba. Makasih sudah berkunjung yaa ^^

    BalasHapus
  2. Karena aku bukan robot, yang bisa menunggu loading dan perekaman data....wah..sungguh aku tidak memahami rangkaian kata yang sarat makna ini :)

    BalasHapus
  3. robek..?
    udah ke dokter belum..?

    supaya diberik obat yang pas.. :)

    BalasHapus

Go comment! Langsung ketik idemu di komen ini!! ^^

Kalo mau komen, terutama anonymus, kasih namanya ya.. Atau yang punya akun Google, silakan diaktifkan.