Selasa, Juni 26

Introduction: Cerita gue

Suara detak jam. Berisik. Terus berdetak. Hingga jam 12 malam nanti.

Baiklah, mari kita membahas sesuatu. 

Aku ingat ketika malam ini, aku masih berkutat dengan tugas yang menumpuk, itu waktu kelas 2 SMP. Masih kelas 2 SMP, sudah bergadang. Lalu bangun jam 4 pagi untuk belajar kemudian berangkat ke sekolah jam setengah 7 di komplek pendidikan Soposurung Balige Sumatera Utara. Lalu pulang jam 4 sore karena ada ekskul karate.

See? Tampaknya monoton. Tapi aku menyimpan dan mencatatnya karena ada hal yang berwarna.

Bohong juga sih kalo masa sekolah nggak membahas cinta. Tapi apa iya ngebahas cinta terus lalu lupa sekolah? Nilai anjlok? Galau nggak karuan? Atau.. merasa dijauhi Allah? Kalimat terakhir yang paling kompleks! Merasa dijauhi Tuhan karena GALAU! Yuk mari!

Lalu apa hubungannya dengan malam ini? Ya karena malam ini suasananya pas untuk berpuisi. Bercerita tentang cinta yang membuat Allah cemburu, sehingga Allah ngasih kegalauan dan keresahan biar sadar. Aku mendapatkan pencerahan setelah membaca twit-nya Felix Siauw, Inspirator Muslim. Silakan cek twitternya di @felixsiauw . 

Dan aku ingin berpuisi. Atau sekedar cerita. Yak di postingan selanjutnya ya :D *sambil menahan lapar*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Go comment! Langsung ketik idemu di komen ini!! ^^

Kalo mau komen, terutama anonymus, kasih namanya ya.. Atau yang punya akun Google, silakan diaktifkan.