Cari

Friday, April 6

Liburan Tahun Baru 3

Hari selanjutnya, kami pergi ke perkampungan Baduy Luar. Rute perjalanannya tidak terlalu jauh. Tapi medan perjalanannya berat dan berbukit. Aku sempat mual dan pusing. Tanjakannya lumayan tajam, apalagi kalo pulang dari daerah perkampungan Baduy, haduh, ngeri dah!

Tapi kondisi jalannya lumayan bagus, walaupun ada yang jelek dan.. yaa.. becek. Ini dia fotonya, enjoy!


Ini sih.. Udah masuk perkampungan Baduy Luar. Sayangnya aku nggak memotret tugu ataupun gerbang masuk perkampungan. Hmm...

Penenun kain khas Baduy Luar. Ini masih gadis loh loohh, seumuran denganku *yakali. Dia sangat telaten memakai alat tenun itu, sampai-sampai dia nggak tahu kalo ada yang foto *wkwk.

Masih ada rumah lagi selain ini semua. Perkampungan ini bagian pertama dan tidak terlalu luas.

Salah satu rumah warga Baduy Luar. Tapi dua orang itu, yang berbaju kotak-kotak dan kuning itu adalah wisatawan. Bukan orang yang punya rumah bambu beretnik itu.

Salah satu hasil kerajinan kain tenun masyarakat Baduy.

Gula Jahe Merah, ini asli loh, masyarakat Baduy Luar yang memproduksi. Mungkin belum dijual di pasaran umum, tapi kalau kamu mau ke perkampungan Baduy Luar (minimal pasarnya deh), Insya Allah kalian akan menemukan produk ini.

Ini gadis remaja yang pandai menenun kain tenun khas Baduy Luar. Mereka tidak bersekolah. Hanya masyarakat yang tinggal di pasar bisa sekolah. Ini mungkin, adat bagi mereka. Apabila dilanggar, mereka diusir. Ke pasar.

Effect of this...




Mbak-mbak yang lagi menenun kain khas Baduy.


Jalan setapak menuju Baduy Dalam. Kira-kira waktu tempuhnya 4 jam dengan jalan kaki. Aduh, pasti capek banget. Tapi bagi orang-orang Baduy Luar yang mau ke Baduy Dalam, kayaknya nggak ngerasain capek karena udah kebiasaan jalan kaki.


SD Negeri ini hanya untuk orang=orang yang bukan suku Baduy Luar. Katanya sih orang Baduy Luar nggak boleh sekolah, itu adat mereka. Karena kalo sekolah, anak Baduy bisa membodohi orang Baduy lainnya *loh. Tapi kurasa ini adat yang kurang bagus dan cenderung membatasi orang untuk sekolah. 

O iya! Sekolah ini ada di pasar. Maksudku letaknya ada di luar perkampungan Baduy Luar. 


Ini dia anak-anak biasa *emang. Maksudku mereka anak-anak bukan suku Baduy. Ada juga sih yang suku Baduy, untungnya mereka bisa berbaur dengan yang lain. Televisi itu salah satu cara untuk menghibur masyarakat pasar dan mungkin anak-anak Baduy yang iseng main-main ke pasar.


Suasana pasar luar perkampungan suku Baduy. Waktu itu hari Jum'at dan menjelang Zuhur. Jadi nggak terlalu ramai.


Dua anak kecil yang memikul beban kardus yang berisi makanan untuk di jual.

And, this is the end of this my stories when holiday in Perkampungan Baduy. Hope you critic this! 


To be continued...

7 comments:

  1. Kapan ya bisa jalan2 santai kaya kamu ? :(
    Soalnya sibuk sama kerja + kuliah :(
    Tapi mudah2an anak penerus dari suku baduy tetap mewariskan adat & budaya dari para lelhur & orang tuanya ya,amien

    ReplyDelete
  2. 4 jam jalan kaki wow pegel pasti tapi pasti kan terbayar karena seru memperhatikan perkampungan suku baduy :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi saya baru Baduy Luar mbak, masih bisa ditempuh waktu cepat. kalo Baduy Dalam memang lama mbak, pegel banget kaki pastinya :D

      Delete
  3. wah kenapa gadis Baduy nya gak diajak ke Jakarta? hehhe

    ReplyDelete
  4. Wah , nice trip,
    btw uda pernah ke madura belum?

    oh ya. blogmu isinya bgus, jadi q jadikan link friend di blogku, emm jia gak keberatan blogku juga ya dilekain di link yang sering dilihat, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. silakan kak, terima kasih banyak :)

      nanti saya jadikan link friend juga. senang mengunjungi blog kakak ^^

      Delete
  5. duch...pengen rasanya ke tempat itu. dideket kampoeng saya juga ada perkampoengan yg benar2 menjaga adat banguinan dan segala tradisi dari nenek moyang yaitu perkampoengan "Kuta" berada di kabupaten Ciamis jawa barat- tepatnya dekat dengan kota Banjarpatroman.

    ReplyDelete

Go comment! Langsung ketik idemu di komen ini!! ^^

Kalo mau komen, terutama anonymus, kasih namanya ya.. Atau yang punya akun Google, silakan diaktifkan.