Cari

Monday, October 31

Just be.. your.. self

I wanna be cloud of your think
I wanna be sun of your heart
who far..
I wanna be pure H2O
which so calmI wanna be like pure O2,
they just hanging in the air without doubt


I just wanna be yourself,
because I know what something wrong or true in this body
I could be an artist of God Scenario,
the first director is GOD
another part of that scenario are you, she, he, them, we, us..

So, why you don't proud be your self when you just got something best; just once -- in your life?

Jadi, kenapa kamu gak bangga dengan dirimu sendiri ketika kamu mendapatkan yang terbaik, dimana hanya sekali dalam hidupmu?

Saturday, October 22

UTS selesai, tapi...

UTS. Ulangan Tengah Semester.

Kedengeran banget kalo UTS itu hal yang harus diwaspadai, karena kalo rapotan UTS bakal nampilin nilai yang apa adanya dan harus terima apa adanya. Wah, so sweet banget ya UTS itu. :))

Dan setelah seminggu ini, aku menghadapi UTS dengan kepala yang hangat sehangat-hangatnya air. Hangat karena banyak desas-desus kalo soal UTS angkatan tahun ini lebih susah. Lebih susah daripada UTS kelas 1 SMA juga sih ya. Hehe.. Apalagi aku memililh jurusan IPA, pastinya ada pelajaran ter-killer dan ter-sulit daripada pelajaran umum seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PKN, Agama, Bahasa Asing seperti Mandarin, dan sebagainya. Kalo umumnya sih temen-temen bilang kalo UTS IPA yang paling aoleng (pusing, susah, Madura) atau pusing adalah Fisika.. dan Biologi. :| Kebayang gak sih? Matematika juga termasuk IPA?

Anggap aja iya. Matematika buat IPA.

Jadi UTS IPA yang paling sulit itu ada 3 atau 4, yakni Mafia Bio. Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi. Aduh, ini pelajaran IPA pokok buat UN kok pada... :'(

Ingatlah aku pada hari pertama UTS. Fisika, Sejarah dan Mandarin. Fisika, aku kaget banget sama soal nomor 1 karena pakai bahasa Inggris. Lebay, padahal kelas 1 dulu ulangan apapun dwi bahasa atau bilingual. Apa mungkin aku gak menghafal rumus bla-bla-blaa kayak diferensial, integral, kecepatan, besar kecepatan, kecepatan rata-rata, medan gravitasi, hukum Newton, nyari tegangan tali gimana, ya? AAAAAKKK!! Mumet banget, tapi resikonya Fisika deh! Tetapi, aku bersyukur gara-gara cuma 1 soal yang bisa kukerjakan. Itupun nomor terakhir.Yang penting dikerjakan aja.

Dan menyusullah pelajaran lain, Sejarah dan Mandarin. Aku berharap Mandarin, ah. Sejarah, walaupun pelajaran yang bikin seger otak, tapi kadang bikin ngantuk juga. Sejarah itu sebenarnya pelajaran yang menyenangkan dan (kadang) ngebosenin. Tapi ya, kenapa soal UTS nya susah ya? Kalo Mandarin, asalkan hafal semua pinyin (latin intonasi dan lafal huruf Mandarin) dan hanzi (aksara Mandarin) pasti bisa. Seperti hiragana dan katakana yang ada dalam bahasa Jepang, mungkin lebih cepat nyerap ya huruf Jepang daripada Mandarin. Hehe...

Entah untuk hari-hari berikutnya yang semakin "seru" banget soal UTS-nya. Soal makin girang gara-gara muridnya ngeluh terus "susah banget soalnya". Kertas putih dengan soal bertinta hitam menyeramkan akan digores oleh tinta hitam yang berangka anggapan "merah". Angka merah. Ya, nilai merah atau nilai dibawah standar 76 akan menghantuiku, dan teman-teman sekelas 11 IPA 7. Kalo misalnya satu orang dapat nilai jelek, semua dapat nilai jelek juga dong (mungkin). Tapi kalo ada yang bagus juga, mungkin itu sudah rezekinya.

Malam minggu yang sepi dan gak ada apa-apanya ini, emang paling cocok untuk memerdekakan diri dari pikiran dan kenangan apapun tentang UTS dari Senin hingga Jum'at yang lalu. Melupakan tugas sekolah sementara dengan main game, genjreng gitar, atau malah jungkir balik di kasur juga bisa menyegarkan pikiran sementara doang. Habis itu... Senin udah belajar, Selasa juga. Rabu apalagi. Kamis wah, payah. Jum'at okelah. Anak sekolah kadang mikir bahwa hari-hari tersebut tidak ada pelajaran, bebas, nyantai..

Yah, gitu deh namanya anak sekolah... :D . Mau ada UTS atau Ujian Semester, suatu saat mereka akan berwajah ceria ketika melihat hasil kerja mereka sendiri.

Good Luck :D

Friday, October 14

Kelas 2 SMA 4 bulan ini...

Huaaaaaaa!!!! So freak yeah! 

Yapz. Akhir-akhir ini aku nggak memposting blog karena banyak tugas sekolah yang menyita waktu, tenaga, dan pikiran. Itu sudah pasti. Semakin tinggi tingkatan kelas, mungkin makin banyak PR dan stres gara-gara PR juga naik *halah*. Lalu, ekskul. Aku mengikuti 2 ekskul di sekolah, yakni ekskul sastra dan ekskul yang berhubungan dengan Olimpiade Sains Nasional. Dua hobi itu udah fix banget dengan hati dan hidupku, karena kebiasaan dari kelas 1 juga sih. Kelas 1 ikut ekskul Jurnalistik dan (diwajibkan) ikut kelas OSN. Aku milih Kimia. Setia seperti waktu kelas 1 dulu :)

Karena dua ekskul yang sangat pas dan gak bisa dipisah itu, aku merasa tak ada beban dengan dua ekskul itu. Namun, beban yang ketiga adalah bimbel 4,5 jam di sebuah bimbel terkenal di Bekasi. Bimbel itu sangat-sangat nyita waktu! Bahkan aku misalnya yang baru pulang jam setengah 3 atau jam 3 sore di sekolah, harus ngebut pulang untuk pergi bimbel tersebut. Bela-belain pula nggak tidur. Alhasil, ngantuk dan kalau gurunya membosankan, bisa saja aku tidur atau mataku yang fokus ke papan tulis, tapi pikiran melayang. Sama aja yak ^_^"

Eh tapi-tapi.. Aku kelas 2 kan? 2 SMA? Kelas 2 SMA itu bukannya masa puncak remaja, remaja bebas berekspresi lebih? Gak kayak waktu kelas 1 SMA atau SMP? Ya, memang. Masa puncak remaja. Remaja di kelas 2 lebih membangkang, bahkan berani. Berani gak pakai ikat pinggang ke sekolah, cabut, bahkan tidur dikelas juga bisa apalagi sekedar makan permen karet (parah). Tapi tahukah kau, bahwa sikap membangkang itu dianggap... MENYENANGKAN?

Ada beberapa hal yang tak bisa kulakukan di kelas 2 SMA, ya kayak masa fun atau senang-senang bahkan hura-hura juga. Mungkin ingatanku yang masih segar tentang kegagalan, bagaimana minatku ini, mau dikemanain kalo kuliah dan juga... otakku harus diapakan supaya gak lost in crowded atau gak up to date? Up to date maksudnya, orang lain udah tau pelajaran ini, eh kita atau mungkin kamu malah mangap dikelas. Up to date juga perlu upgrade otak sih. Dengan mengorbankan waktu bermain dan masa-masa indah remaja dengan belajar. Ya, BELAJAR.

Seenggaknya masa remaja yang tidak terlalu merugi adalah BELAJAR. Entah, orang yang belajar disaat orang-orang tertidur lelap dan malas, dia akan terus berusaha melawan arus. Menjadi dirinya sendiri dengan berpegang teguh akan keinginannya atau tekad. Ketika orang yang tertidur lelap dan malas bangun karena dibangunkan oleh "masanya", mungkin mereka hanya mengeluh dan menyesali. Sedangkan orang yang belajar disaat mayoritas orang bersenang-senang hanya menarik napas dan berkata "Belum selesai. Tapi beberapa langkah lagi kok". Atau malah, orang yang belajar itu akan belajar lebih keras lagi untuk mendapatkan keinginannya. Pastinya dengan cara yang jujur.

Itulah sebabnya aku jarang posting blog dan seolah-olah blog ini kusam karena gak up to date. Aku belajar dan syukurlah Allah SWT masih mau memberikanku waktu untuk mengembangkan hobi gitar yang sempat terlupakan, kesempatan untuk mengikuti ekskul olimpiade dan sastra. Namun, apakah aku masih sempat menggunakan waktu untuk fokus BOB di sekolah, dan juga OSK tahun depan? Wallahu a'lam.

Mungkin, masa kelas 2 SMA yang dianggap oleh seluruh remaja dimanapun adalah masa yang berwarna. Seperti pelangi. Ada yang belajar keras, bermain dan belajar, bermain, bersenang-senang, menangis dan tenggelam dalam kesedihan, atau malah berjuang (belajar, bermain, dan menghadapi semuanya sendirian). Tergantung sama orangnya juga lah. Setiap individu berbeda kan? Tapi remaja tetaplah remaja. Punya cerita dan waktu sendiri dan hanya mereka yang mampu mengatur waktunya.

Happy friday night ^_^

Sunday, October 9

Photos on Street

Minggu pagi yang seharusnya membuat otak dan mataku beristirahat, tetapi aku malah dipaksa untuk merenungi dan memikirkan hal-hal yang lain dalam kehidupanku.

Aku melihat bahwa daerah industri Jababeka adalah daerah yang pemandangannya itu-itu saja. Tidak ada yang menarik. Tapi yang membuatku terinspirasi dari pemandangan yang membosankan itu yakni bangunan-bangunan atau pabrik, suasana pasar dan jalan tol yang akan ada dalam foto-foto berikut.


Mobil pick-up yang banyak membawa barang-barang di jalan tol. Mobil ini melaju kencang.

Pasar dan keramaian. Keramaian pasar tidak mengenal hari, termasuk hari minggu pun. Mobil angkot selalu aktif mencari penumpang, dan becak terus berjalan setiap waktu kecuali si pengemudi meninggal tertabrak.

Foto ini saya edit dengan Photoscape 3.5. Sehingga foto diatas terlihat kabur dan ada bingkai hitamnya.


Sama halnya dengan foto ini. Angkot adalah kendaraan andalan masyarakat disana.

Rasa-rasanya, dealer resmi HONDA juga nggak libur kalo hari minggu. Kapan mereka istirahat?


Truk container, ada containernya. 

Ini angkot yang kulihat didaerah Jababeka Bekasi. Apa yang kulihat kawan-kawan??? SAKERA! Sakera, istilah yang berhubungan dengan Madura. Kalo gak salah, Sakera itu merupakan kostum Madura yang bercorak merah-putih bergaris horizontal. Ini adalah baju kebanggaan sekaligus baju identitas diri bahwa mereka adalah orang Madura asli. Dan angkot inilah gak sengaja kulihat 2 kali dijalan daerah Jababeka. Ada kata-kata SAKERA, dengan dugaanku, bahwa supir angkotnya ini orang Madura. Hehehe...

Aku telat banget ngambil fotonya, jadinya cuma kelihatan kata "sa" saja.


Dan... masih sempatnya aku mengambil foto gak penting banget. Dan gak ada hubungannya dengan mata dan otakku yang dipaksa berpikir dan merenung. Foto ini gak ada hubungannya. Tapi, berkesan aja, karena bisa mengambil foto ini dari mobil yang berkecepatan tinggi di jalan tol menuju Bekasi Timur.

^_^