Jumat, September 30

Kebingungan Nyata

Ketika malam kau bersua,
memantul-mantul bagai gema,
diantara langitan yang tua,
tak terang dalam nyata.


Ketika malam kau berperih hati,
bergundah ria dalam sepi,
memandanginya, diantara rak buku rapi,
lalu, dia berapi?
apa hubungannya ini?
aku bingung dalam sepi
makin lama membuatku mati
mati diantara penat diri

2 komentar:

  1. wew nice poem :)
    Blogwalking...

    BalasHapus
  2. karena ditulis di dunia maya mestinya jadi kebingungan maya.. :p

    BalasHapus

Go comment! Langsung ketik idemu di komen ini!! ^^

Kalo mau komen, terutama anonymus, kasih namanya ya.. Atau yang punya akun Google, silakan diaktifkan.