Cari

Tuesday, August 9

Jatuh Cinta dan Puisi 2 (Kini Sudah Tiada, M.A. Elwa)

Oke, penasaran kan sama puisi Mathori A. Elwa? Puisi "Kini Sudah Tiada" tersebut kuambil dari Buku Horison Sastra Indonesia, Kitab Puisi warna biru. Sayangnya, aku lupa halaman berapa puisi Mathori A. Elwa tersebut. Namun, dibuku tersebut sudah dicantumkan lengkap bersama sumber puisinya.

Semoga, dengan puisi ini, mbak/mas bisa jatuh cinta di bulan Ramadhan sekaligus jatuh cinta kepada rahasia indahnya bulan Ramadhan ya. Insya Allah...


Kini Sudah Tiada
: Surat Cinta untuk A.

Sudah kupersembahkan semuanya
demi kau
kini sudah tiada
tubuh dan jiwa pun sudah tak
kupedulikan mau kau bawa kau
mana akhirnya
hidup, mati, sedih, dan gembira
itu
musnah sudah
kemarahan sudah tak kusapa lagi
kesabaran, rasa syukur, dan ridha
menghiburku
semua yang kau ciptakan tersenyum
menggodaku

Jangan tak kaubalas surat cinta
tulusku
harapan-harapan yang kukirimkan lewat
semua suara
kuusahakan namamu ku ingat
bahkan jika kauizinkan
kubisikkan saja keagunganmu
meski lewat alpa dan dosa-dosa
yang tak kuasa aku
menghindarinya
jika tak
bimbing aku
belajar kembali mengeja
alif ba' ta' cinta

Cirebon, 8 Juli 2000. Sumber: Mathori A. Elwa, Rajah Negeri Istighfar, Aksara Indonesia, Yogyakarta 2000.


That's it.. Enjoy...


3 comments:

  1. saya ga begitu menyimak puisi apapun kecuali pas sekolah dulu dapet pelajaran bahasa indonesia dan ngerayu cewek.. :'D

    ReplyDelete
  2. hemmh,mencoba untuk mengerti...
    :)
    dari dulu masih belum bisa aja buat belajar bikin puisi

    ReplyDelete

Go comment! Langsung ketik idemu di komen ini!! ^^

Kalo mau komen, terutama anonymus, kasih namanya ya.. Atau yang punya akun Google, silakan diaktifkan.