Cari

Wednesday, July 13

Cerita Sore

Hari ini makin sore. Matahari menunjukkan kelelahannya menyinari hari ini selama hampir 16 jam. Matahari menunjukkan warna sinar oranye bercampur merah. Dan makin indah ketika awan biru bersahabat warna dengan matahari. Sepoi angin, menggelantungkan burung pipit yang baru belajar terbang, walau angin itu sepoi dan pelan. Menggerakkan dedaunan pohon dan bunga, gorden coklat didepan laptopku... Kadang menggerakkan kertas kuning penghilang bosan dimeja belajarku.

Ku lihat drum oranye khusus penyimpanan air. Ia memantulkan sinar matahari yang sudah semakin sore. Aku melihat plastik pembungkusnya dialiri air yang melimpah bocor, lalu plastik itu terbang terbawa angin. Aku tertegun saat melihat handuk tak bergerak oleh angin. Begitu beratnya kain handuk, daripada plastik pembungkus, ya.

***

Sore ini, mulai dikerubungi awan kumulus. Akan menambah keindahan saat fotografer iseng mengabadikannya. Kadang aku mencuri waktu untuk melihat awan, diantara atap-atap rumah yang menutupi. Aku kecewa... Awan saja tak terlihat! Hanya langit biru. Jika malam nanti aku keluar, mungkin saja bintang tak satupun terlihat...

Dan... sore ini menunjukkan kesejukan angin. Banyak anak-anak penggemar sepeda Fixie berkumpul ditaman komplek. Mereka saling berbagi canda tawa, bercerita, balap sepeda dan mungkin memamerkan onderdil baru sepeda Fixie. Kadang sore ini, aku jalan-jalan mengelilingi komplek sambil belajar sepeda motor. Ku lihat mereka. Ada pula anak-anak kecil yang mengayuh sepeda kebutan.

Dan... biasanya, ku lihat pula tiga orang lelaki yang bermain basket. Aku mengacuhkan mereka, tapi...

Huh! Hampir saja aku oleng dengan motor matikku. Kusuruh adikku menge-rem sepedanya untuk membiarkan bola basket itu berjalan. Tiga orang pemain basket itu hanya tertawa terpingkal-pingkal membiarkan dua anak bodoh dan polos menunggu bola basket. Setelah mereka puas tertawa, aku menggas motor matik sekencang-kencangnya. Agar kuharap, emosi dan pikiranku terbuang melalui knalpot lalu berubah menjadi gas CO. Kuharap pula setiap hari mereka tidak menghirup gas CO.

1 comment:

  1. ass
    cerita sore yg mengesankan mba
    tiga orang laki main basket jadi inti cerita sebenarnya.

    ReplyDelete

Go comment! Langsung ketik idemu di komen ini!! ^^

Kalo mau komen, terutama anonymus, kasih namanya ya.. Atau yang punya akun Google, silakan diaktifkan.