Cari

Thursday, July 21

About Him, who far from me...

Malam ini, begitu indah ya? Padahal aku sok tau banget! Sok tau kalo malam ini indah, padahal gak ngeliat dari jendela. Sebenarnya malam ini terasa biasa saja. Namun, orang-orang selalu dan kadang berkata bahwa malam adalah waktu terindah untuk melakukan sesuatu kegiatan positif.

Termasuk, sms-an. Hehe...

Aku ingin membicarakan tentang sms temanku. Sebut saja.. namanya Dony (namanya emang... gitu!) . Dia suka produk Google seperti Gmail. Ngefans sama pendiri Google yang nama depannya Larry. Entah, Larry apa gitu..

Dia juga sangat menyukai kata 'Apple'. Dalam bahasa Indonesia, artinya 'Apel'. Namun, Apel disini bukanlah Apel buah. Melainkan Apel, sebuah produk iPad atau kembarannya Samsung Galaxy Tab. Apple iPad, dia mungkin tidak punya gadget ini. Namun dia sangat suka Apple sampai-sampai dia cerita di postingan blog Hai Tengah Malam .

Keren kan?

Dia juga suka komputer. Terutama coding atau ngoding. Mencoba soal latihan olimpiade. Halah! Membuat sebuah programming sederhana, teori terdapat pada materi olimpiade TI. Yah, dia anak TI. Penggila TI yang akhirnya mendapatkan mimpi terakhir yang takkan dia dapatkan selama hidupnya - dan takkan pernah terulang lagi.

Ini menunjukkan, selain nge-fans sama Google bla-bla-bla, Apple, dan komputer, dia juga menyukai...

MENULIS!

Karena dia mempunyai blog, maka dia suka menulis. Seperti aku, dan mungkin teman-teman lainnya yang suka nulis, baik di blog, coret-coretan kertas, laptop, atau media tulis yang dapat digunakan untuk menulis. Tentu saja, dia laki-laki! Hehe... Toh, laki-laki tentu ada yang suka menulis kan? Seperti, Andrea Hirata, Gola Gong, Habiburrahman El-Shirazy, Raditya Dika, banyak kan?

Dulu, dan sekarang, dia kakak kelasku. Dulu, dia di kelas 11 IPA 2, dan aku di X-1. Memang kejadian ini nggak sengaja. Aku sering heran didalam kelas, ketika aku melihat bunga kembang sepatu merah dan kuning yang bermekaran di pagi hari - semua orang belum datang, aku melihat ia sendiri dalam kelas. Huaaaa!!! Kukira.. dia... penampakan... Penampakan!! Penampakan hantu siswa! Aaaakk!!

Dan ternyata dia benar-benar manusia! Hehe... Dan gara-gara penampakan nggak sengaja itu, kami pernah bertemu dalam frekuensi yang nggak rutin banget. Tidak menyapa, tidak kenal, sok. Dia lebih akrab sama Mbak Luluk, itu loh, kakak kelasku di 11 IPA 1. Beneran loh! Mereka, seperti orang pacaran. Hahaha.. Itu sewaktu ada ngumpul rutin jurnalistik dekat kelas X-8 SMAN 1 Sumenep. Dan, ketemu lagi-lagi-lagi hingga pembagian majalah Medika bulan Juni yang lalu.

Dia, memang satu-satunya cowok yang kulihat di ruang jurnalistik. Biasanya sih, ada dua. Haaah megap-megap aku, ngapain anak cowok itu nggak ngajak teman cowoknya yang lain? Kenapa harus ikut sama... Mbak Luluk? Dan aku makin curiga... Apa dia memang benar-benar setia sama mbak itu karena pacaran atau karena sahabatan sejati. Cieeehh! :)

Pikiranku, saat bertemu dengan dia diruang jurnalistik adalah, dia anak yang pemalu, judes, dan cuek. Sedangkan aku, Tanti, dan Elly, hanya sibuk menatapi berapa banyak atau banyak banget majalah Medika yang akan dibagikan seantero kelas disekolah. Aku nggaruk-nggaruk kepala. Susasana diruangan kurang mendukung alias panas. Walaupun hari itu lagi adem-ademnya atau mendung. Aku udah membayangkan, gimana jadinya kalo kami bertiga disuruh membagikan majalah tersebut ke kelas-kelas. Ntah, kocar-kacir. Ataupun malu-malu membagikan majalah *gitu aja pake malu-malu. Ah*

Ternyata bener. Kami bertiga disuruh membagikan majalah oleh mbak ketua Jurnalistik. Oleh karena dia ketua, kami gak berani ngelawan. Pertama, Elly disuruh membagikan ke kelas X-1. Tanti X-2 dan aku ke X-3. Di X-3, aku berusaha memutar otak dan memaksa otak berjalan! *iya, ngerasa otak mandeg*. Karena halaman X-3 dikerumuni anak cowok! Ah, ini namanya malu. --__-- Selain rame dan banyak anak cowok, aku nyaris nggak konsentrasi membawa majalah. Kepada siapa lagi majalah ini harus dibagikan?

Cling! Aku punya inisiatif. Aku berhasil menemukan sosok laki-laki agak kurus dan hitam manis. Dia memakai baju pramuka. Tebakanku, dia anggota OSIS karena menenteng jaket hitam milik OSIS. Mungkin.. dia Ryan! Ya! Aku kasih aja ke Ryan.

"Ryan, ini majalah Medikanya. Tolong dibagiin ya."
"Makasih yaa" kata Ryan dibarengi teman-teman lainnya.
"Ya!" balasku sambil menuju ke kelas X-1. Setelah itu, aku tidak akan kembali lagi ke ruang Jurnalistik. Males...

**

Sebenernya, itulah. Aku baru kali ini yaa, ketemu cowok seperti Dony. Mungkin, di 'alam lain' kami ibaratnya saling berteman seperti halnya di jejaring sosial lainnya. Kami akrab dijejaring sosial, itupun karena jejaring sosial bukanlah jejaring tatapan muka, tapi tatap tulisan! Lebih terlihat, mana orang yang pinter nulis dan bener. Mana orang yang alay, dan mana yang lebay atau berkelit. Walaupun dalam kehidupan nyata, orang kadang malu-malu nyapa bahkan nggak nyapa. Gak kenal malah.

Mungkin, aku nggak akan ketemu Dony lagi. Ataupun gak ketemu Mbak Luluk dan teman-teman di Jurnalistik. Itulah perpisahan. Baru pertama kali kenal, belum akrab, kok udah langsung pisah. Yah, namanya juga kehidupan... Perpisahan yang terkadang membuat hari dan hati teriris. *numpang curhat*

That's not great. Just ordinary things happen. But I can take some... like this posting... :) I can take some moral, maybe...

3 comments:

  1. Ini apaan coba!! Hah! HAH! HAHAHA!!

    ReplyDelete
  2. setiap pertemuan pasti ada perpisahan kn sob...???

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, pastinya. mungkin kita bakal ketemu lagi hehe

      Delete

Go comment! Langsung ketik idemu di komen ini!! ^^

Kalo mau komen, terutama anonymus, kasih namanya ya.. Atau yang punya akun Google, silakan diaktifkan.