Senin, Februari 28

Bumi ini

Mengertikah kau?
dimana letak nirwana dunia?
membutakan mata manusia
menzalimi sesama manusia,
oleh mereka?


Tahukah kau?
bumi kita makin tua
jadi,
awan terlalu cepat bergerak
besi-baja-semen tumbuh-berkembang
tanahku pun makin depresi (kebawah)
lintang mata jelata ke barat
(orang awam mengikuti arus negatif)


Dan zamrud daun tak lagi hijau
ketika mereka diganti dengan sawit


Maukah kau: mengerti???

Ketika agama Allah diinjak-injak
sementara mereka bersembunyi,
tertawa,
menyeringai bagai pengecut dan pecundang
merekalah...
sampai rupiahmu menjelma bagai senjata
dan
ketidakadilan membuat saraf bumi makin tegang




Puisi ini dibuat untuk memenuhi tugas Jurnalistik SMAN 1 Sumenep dengan perubahan. So, versi aslinya ada di kertas... ^_^

Lamaa tak jumpaa... Akhirnya akuu kembaliii...

1 komentar:

  1. Wah ngerjain tugas jurnalistik nih ;)
    Jangan lupa kimianya dipelajari, hahaha!!!

    BalasHapus

Go comment! Langsung ketik idemu di komen ini!! ^^

Kalo mau komen, terutama anonymus, kasih namanya ya.. Atau yang punya akun Google, silakan diaktifkan.