Rabu, September 8

Puisi Aku

Neh, ada sedikit krepekan puisi dari buku diary ku.


Gak kelihatan? Bagus, berarti cara ini sangat ampuh untuk membuat mata kamu nempel ke monitor. Hehe...

Yak, ini dia puisinya

Aku

Aku membaca diriku
didepan cermin berbingkai layu,
bayanganku adalah aku (jadi siapa lagi?)
mataku bersiluet hitam, kantung mataku mencekung
seolah...
melihat diriku hampir sekarat,
menghadapi berbagai masalah dan...
tak dirurus, merasa merana, sedih dipendam,
miriplah aku seperti pesakitan, dan aku ceking,
namun,
aku masih hidup
(dan aku bukanlah yang kau pikirkan...)

Puisi itu diubah dikit. Jadi, kalo mau lihat lebih dekat dengan cara nempelin mata ke monitor, bedanya pasti jauh. Tapi nggak terlalu melenceng dari judulnya.

Aneh ya? Yang bilang aneh silakan komentar... Heheehe...

3 komentar:

  1. buset kalo mau liat bisa tambah minus nih mataku. hehhee.

    BalasHapus
  2. eh, aku gak bilang aneh loh yaa... xixixi
    well, nice poem :)

    minal aidin wal faidzin yah :))

    BalasHapus
  3. aduhh, tulisan diarynya kekecilan..
    hihihi

    BalasHapus

Go comment! Langsung ketik idemu di komen ini!! ^^

Kalo mau komen, terutama anonymus, kasih namanya ya.. Atau yang punya akun Google, silakan diaktifkan.