Cari

Friday, August 20

SMP berlika-liku!

Waahh!!! Senengnya aku jadi anak SMP!!! Banyak teman yang beraneka ragam asal SD nya. Hehe... Nggak cuma itu, aku baru mengenal rasa S-U-K-A atau mungkin C-I-N-T-A M-O-N-Y-E-T. Pasti seluruh anak SMP di Indonesia mengalami hal yang sama, seperti aku juga.

Masa SMP yang paling membuatku berdecak kagum adalah, baru sekali seumur hidup ini aku 3 tahun bersekolah di SMP, dan pindahnya juga 3 kali. Seru, banyak teman, banyak pula suku-suku Indonesia mayoritas dan minoritas yang kutemui. Mereka sungguh beragam, tapi nggak tau sekarang ya. Awalnya aku bukan tujuan ke SMP, tapi MTs. Yah, ada alasan lain sedikit. Aku ketagihan belajar agama dan ingin surfing banyak tentang agama Islam. Tau tentang hadis, menghafal 114 surah Al-Qur'an. Atau mungkin bisa aja nyambung ke Universitas termahsyur sak dunia. Al-Azhar.

Namun mimpi dan harapan itu sia-sia ketika ayahku menyuruhku sekolah di SMP Negeri 2 Kutacane Kab. Aceh Tenggara Nanggroe Aceh Darussalam pada tahun 2007 silam. Hatiku bukan hancur, tapi kecewa. Nggak ketemu sama guru ngajiku yang gaul, Kak Zuraidah. Dan terpaksa juga akhirnya aku sekolah di SMP itu. Karena suatu alasan, akan pindah ke Balige Kab. Toba Samosir Sumatera Utara. Apa yang kupikirkan itu? Pikiranmu tak sama seperti sekarang. Begitu hafalnya mulutku ini ngejawab pertanyaan bu guru waktu pelajaran IPS SD.
"Apa ibukota kabupatennya Aceh Tengah," katanya.
Segera aja ngacungin tangan, "Takengon bu!"
Tambah lagi, tambah lagi. Hampir ingat aku semua. Jantho, Meulaboh, Tapaktuan, Takengon, Singkil, Kutacane, Lhokseumawe, Bireun, Blangkejereun, Sigli.... Ahh!! Masih ada lagi!!!

Namun, mataku melotot ke sebuah peta Sumatera Utara yang ada di kamarku. Tiap malam nihh, diliatin. Huehehe... Oh noo! Kutacane aja aksennya udah agak Batak campur Karo. Orangnya orang suku Alas. Ngawur dehhh... Berarti aku jadi Batak beneran?? Oh noo... Deketnya Danau TOba? Nyaman jhreya, mon tinggal e dhissa', ngabes malolo matana ka pudina bangko. Bada Si Tao Toba (huahah!!! Enak dia! Kalo tinggal disana. Mataku ngeliat terus ke belakangnya rumah, ada Danau Toba!). Terpaksa ngikut juga. SMPN 2 Kutacane cuma bertahan 3 minggu. Setelahnya pindah.

Nggak ada yang istimewa. Nggak ada yang membuatku berkembang disekolah itu. Malah aku kebingungan. Karena tiba-tiba aja aku dicalonkan sebagai Kandidat OSIS di SMP 2. Waktu pemilihan, aku jadi Wakil Sekretaris. Huhlaa... repot. Mesti keluar dari pelajaran terus. Bedanya waktu di Balige, tepatnya SMPN 2 Balige (wah, dua lagi nih) telingaku disambut dengan kehanyutan nyanyian indah, suara merdu dan membahana. Dadaku bergemuruh, kayaknya gimanaaaa tuhhh... Eh rupanya.... Kebaktian. Kebaktiannya sekolah setiap pagi. Aku nelan ludah deh. Pasti adaaa aja yang beragama Islam.

Hari pertama di SMPN 2 Balige, aku nggak make jilbab. Gara-gara alasan konservatif nan ga masuk akal, akhirnya kemakan juga ya. Ntu tuh... ibuku yang bilang. Padahal niatku pake jilbab ga ada apa-apa kokk!!! Gerah tau seharian ga pake jilbab! Hhh.. mau duduk selonjor kagak bisa, apalagi mau duduk gaya laki-laki! Mending pake rok panjang aja. Ya sudah, turuti aja kata ibu.
Namun, namanya udah kebiasaan, aku nggak bener-bener nyaman tanpa jilbab. Si penutup aurat yang bikin aku safe. Lontaran ejekan-ejekan seolah bikin malu itu datang tanpa permisi. Ya, dibilang boneka lah.. Hihlaa.. Barbie lah.. Jiaahh, tak mirip! Mancunglah! Pinokio apa? Apapun yang dikatakan mereka, itulah yang membuatku tak nyaman. Nggak pantas kayaknya nerima pujian seolah ngejek (hehe, menurutku) itu. Akhirnya, pada pertengahan bulan Ramadhan aku mantap pake jilbab. APapun alasannya! Itu justru tantangan.

Ya Allah, sungguh berat tantangan-Mu. Walaupun Engkau berikan hamba keenakan, tapi Engkau juga memberikan aku satu pelajaran berharga. Toleransi, persaingan, dan bertahan (jangan lupa, yang banyak cari temen, hehe). Hanya kupakai tiga prinsip itu, aku sudah melemparkan namaku ke ajang Olimpiade (siaaahhh!! sombong ba'na!!!! ambu!! je' pateros!!). Namaku, Nadia Khadijah Putri, yang ditulisin sama ibu F. Silalahi di formulir pendaftaran sebelum ke USU, menjadi Nadia Khadijah (kata orang sana sih sama aja, tapi takut ntar masuk universitas pemalsuan nama) menjadi juara Olimpiade Sains Kimia tingkat SMP se-Sumatera Utara yang ngedapetin Piala Walikota alias juara 2 setelah di k.o.-in sama anak YPSA Medan yang juara 1 dan anak Santa Maria (iya mungkin) Siantar. Huhlaaaaa... Lucky is never know me.. Never tell me... It just lucky, guys!

Gini, Karena dikelas 7f dan 7 dapet juara 1 (kelas), disuruh ikutan olimpiade yang diselenggarakan oleh IMF (Ikatan Mahasiswa FIsika) Universitas Sumatera Utara. Yang nyuruh Ibu H. T. B. Sihombing. Awalnya dikasih kesempatan milih apa. Eh, malah temenku nyaranin ikutan Kimia. Hahah, Kimia, ilmu yang bikin penasaran emang. Aneh, aku cuma nyengir doang tuh waktu ditanyain Pak H. Pardede, "Kimia? Yakin?" AKu asli nyengir. Karena ngerasa nggak yakin, aku ragu ikut olimpiade. Dan ragu juga ikut bimbingannya disekolah. Tapi, biarin lah, ikut aja.

Namun, ayah kayaknya nggak ngerestui aku ikut olimpiade. Ibu juga. Mereka ini, takut amat jadi orang.... Pikirannya nggak positif terus.. Tindakan yang efektif, nangis terisak-isak diruang tamu karena nunggu om supir buat ngantar ke sekolah. Biar ikut bimbingan. AKu pengen banget ngerasain gimana olimpiade itu... Tapi, hanya ada harapanku satu, aku pengen jadi anak yang berkembang. Sebelumnya, nggak bisa apa-apa kecuali kugali terus apa potensiku. Lalu apa yang kubisa? Berbulan-bulan aku ditawan sama sepupuku yang selalu ngejek, ngehina, ngeremehin malah kemampuan aritmatikaku, termasuk logika matematika. Ayah gitu juga, kalo belajar matematika pasti aku kena hardik terus! Aku nggak berdaya. Cuma bisa sabar, tabah, tawakkal. Sering aku meneteskan air mata ketika aku menyendiri dengan my lovely diary. Seakan-akan dosaku udah jatuh kekertas itu. Aku terpaksa mikir apa kemampuanku??

Tak taunya kemampuanku yang dibilang geblek itu kupacu terus sampe bisa! Aku bisa dapet juara 2 Olimpiade Kimia, jawaban itu baru terjawab waktu kelas 8a, aku bisa Matematika! Lumayan kan? Dan satu lagi!! Setelah gagal lolos olimpiade karena memilih Biologi waktu OSN Kabupaten Toba Samosir 2008, aku banting setir jadi menulis. Ya, kesendirianku dikelas membuatku menulis dan menulis. Puisi. Hanya satu yang kukirim ke Aneka Yess! Alhamdulillah masuk.

Dan waktu pindah lagi ke SMPN 1 SUmenep, puisiku yang berjudul ehem itu , Lirih judulnya baru diketahui temanku yang langganan Aneka Yess! Rahmi dan Meme juga tanya ke aku.
"Nad, ini puisimu ya?," tanyanya.
Senjata andalanku nyengir, diam, senyum. Huahah!!! Nggak nyangka, kirain ga masuk. Meme dan Desi, serta Bu Indra (guru B.Ind di SMP 1) juga pernah kaget kok nulis cerita pengalaman sampek berlembar-lembar.... Setelah dibaca, seru sih katanya, kebanyakan logat melayunya.
Huahaa!!

Nggak ada yang istimewa dalam SMPN 1 Sumenep. Kecuali kekompakan anak-anak Golcibus 9-i!! Berani melawan yang salah, berani membela yang benar. Hehe, ujungnya kena marah juga. AKu juga masuk geng gengsi itu. Ditakuti kelas lain. Disegani juga,. Namun, nasib berkata lain ketika kelas 9 hatiku kepincut sama Internet. Setahun sebelum dan 2 bulan menjelang UN, aku mengenal Facebook, MySpace, Twitter. Bahkan blog ini!!! Sekolahku, guru-guru favorit, dan juga... cowok keren...

Hahahah!! Cowok itu jago Fisika dan Matematika. Namanya sering keulang waktu juara Fisika. Pantes orang iri banget dan bosen kok dia terus yang masuk juara Fisika, baik OSN, atau yang lain. Sekolah di Pamekasan.. Hehe, curhat nihhh.. Dia tergolong berotak rumit alias cerdas. Aku tiba-tiba ya kepincut sama dia. Ehem, nggak tau, kesalahan teknis waktu ngumpul PD PMR. Akhirnya terjadi juga, aku suka sama cowok itu..

Dari jauh orangnya Nerd. Tapi dia manis kok! Pinter, sholeh... huaaaaaahhh!! semua kelebihan dia aku hapal! Dan.. bencananya datang. Gosip udah nyebar seantero kelas 9. Nyatanya, dia juga idaman cewek pinter. Pinter pun, ceperpun badannya ga jadi masalah. Asal gaul dan pinter serta jago ngeband! Gitaris! Dia pemain gitar dalam band-nya. Keren...

HIngga sekarang aku kepincut sama ilmu gitarnya. Untung juga aku masih hapal chord gitar yang bikin jariku lecet. Karena dia jauh, aku kembali ke metamorfosa lama, menulis. Baru kali ini aku berhasil menyelesaikan dua cerpen, satu minta kritik sama dia. Aneh katanya.... Hatiku memang teriris banyak ketika dia bilang nggak suka sama aku!! Itupun aku nyamar jadi orang lain!!! Ginilah aku, agak sakit, agak aneh mendekati nerd tapi diam-diam aku menyimpan amarah dan dendam yang tak terbalaskan.

Aku sakiiitt hati.. Hehe. I just need kesejukan rohani yang segerrrr!! Dan juga indahnya pandai mensyukuri. Memang udah kubaca tingkah temanku yang baru kelas 9 juara olimpiade yang diselenggarakan SMAN di Pamekasan. Ternyata intinya tiga, toleransi, persaingan, bertahan. Dan tiga lagi, bosan jadi orang biasa, iri yang baik, serta dendam tak terbalaskan saat kemenangan hampir datang...

Itulah aku.. masa SMP yang cukup berlika-liku yang akhirnya kembali ke awal, menulis dan main gitar. Nggak lupa, pacaran sama komputer Acer warna hitam ini...


Gerakan SEO Positif!! By mbak Fanny Fredlina. Disuruh ngajak temen 5
link untuk ninggalin pesannya http://manajemenemosi.blogspot.com/2010/08/gerakan-seo-positif.html agar namaku dicantumkan sebagai peserta Gerakan SEO Positif...

Makasihhh...
Temen yang ku ajak siapa yahh??? BOleh nggak?
1. Sang Cerpenis bercerita http://just-fatamorgana.blogspot.com
2. Jomblo-ku (Mbak Nyun-nyun) http://jombloku.blogspot.com
3. My Album of my life (Putri Azizah) http://myalbumofmylife.blogspot.com
4. NURANURANIKU (Mbak Nura di Ajubail S.A) http://nuranuraniku.blogspot.com
5. POJOK KELASKU (Mama Iin) http://pojokkelasku.blogspot.com

Ya Allah, moga2, mereka mau ikut dan bersedia atas link ini...

9 comments:

  1. hahaha... sakjane ini orang mana cih, batak apa sumenep? btw, photo km yg blu apa yg white?

    ReplyDelete
  2. ayo semngat aku juga ikut mendukung gerakan seo positif ini...

    ReplyDelete
  3. waduh ... pengalaman mba luar biasa banget ... saya dulu waktu di MTs Pon.Pes Al-Falah nggak punya pengalaman sehebat itu lo mbak ... saya jadi iri ...

    ReplyDelete
  4. wah, jago math rupanya. oya aku dah posting ya. cek di http://sanubari-fanny.blogspot.com/2010/08/nostalgia-masa-smp.html

    ReplyDelete
  5. @all: makasih semuuaaa!! jadi kesengsem sendiri nehh..

    @Kang sugeng: watashi wa orang Minangkabau Padang. tinggal di sumenep madura, pernah tinggal di Balige (berbahsa Batak)...

    Arigatou gozaimasu!!

    ReplyDelete
  6. alhamdulilllah
    kudaftar di nomor 120-an
    makasih banyak ya

    onde mande urang padang jauah bana marantau ka sumenep mah

    lai elok ajo di sinan kan?

    ReplyDelete
  7. mantap smp semakin populer aja nih.. semoga konten2 negatif turut tersingkir

    ReplyDelete
  8. Terima kasih atas pertisipasinya..sobat sudah masuk dalam daftar list PENDUKUNG GERAKAN SEO POSITIF..

    Setiap kebaikan akan berbuah kebaikan..mari berbuat baik demi bangsa...jadikan kita sebagai blogger yang ikhlas membantu mencerdaskan bangsa...buat senyum para pahlawan yang telah bertumpah darah dengan terus berbagi kebaikan...

    SALAM HANGAT..MANAJEMEN EMOSI

    ReplyDelete

Go comment! Langsung ketik idemu di komen ini!! ^^

Kalo mau komen, terutama anonymus, kasih namanya ya.. Atau yang punya akun Google, silakan diaktifkan.