Kamis, Juli 15

Kau begitu berkesan dihatiku....

Dulu...
aku tak pernah percaya padamu...
pembukaku hanya tawa,
banyolan nyata....
serta gelak tawa bersama,
ayah,
ibu,
mbak yang berjasa membersihkan rumah,
adikku,
serta aku...
itulah,
rasa tak percaya padamu...

Namun kau begitu berkesan...
hatiku jatuh kepelukan budaya mu...
aku tak pernah merasa paling bahagia...
aku tak pernah merasa paling senang...
dan aku tak pernah merasa...
telingaku paling menyerap tajam segala suara...
alunan musik indah...
yang berarti kebersamaan..
itulah kau....

Kaupun membuatku jatuh cinta...
akan segala wajah biru bagai rembulan-mu...

Kau membuat hatiku membekas
Dan mungkin tak bisa dilupakan...
Itu juga kau....

Kau adalah bagian negara ku...
kau adalah Madura...
aku adalah Minangkabau (Pariaman)
dan kau mewarisi segala warna darah...
tak butuh...
embel-embel reRaden lainnya....
Itulah kau....

Lalu aku takut tak bisa meninggalkanmu...
untuk meninggalkan sejuta kesan dan pesan...
serta bibit-bibit cinta di pulau...
Madura...
Sumenep....
SMAN 1....
SMPN 1....

Hatiku membutuhkanmu...
karena kau my first love in SMA...
kau membinaku dan kami...
jadi anak seru-seruan....
kau membimbing kami...
jadi anak yang lebih baik...
kau buka pikiranku akan segala hal....

Kaulah yang rupawan....
Hati baik,

Namun tawamu pecah,
saat si Ganduik menyaringkan sayap tawanya...
melihat wajahmu,
????

Aku tak tau itu...
mungkin kau hanya sekejap saja...
bila kau ada yang disukai...
dan kau yang menyukainya....

Thanks OSIS SMANSA SUMENEP and Gugus 1 (X-1)

1 komentar:

Go comment! Langsung ketik idemu di komen ini!! ^^

Kalo mau komen, terutama anonymus, kasih namanya ya.. Atau yang punya akun Google, silakan diaktifkan.