Cari

Wednesday, June 30

Agar Ilmu lebih berguna (Let's post together)

Kemarin sore, aku latihan karate di GOR Panglengur Sumenep. Aku berangkat dari rumah jam setengah 4, padahal latihannya jam setengah 4 juga. Ah, sampai di dojo (tempat latihan), untung nggak telat. Sukurlah..

Pas sampe sana, aku langsung ganti baju, menggunakan dogi (baju karate) putih dan juga sabuk biru yang lumayan panjang. Tapi, kalo dipake, jadi pendek. Ribet masangnya.

O ya, langsung aja lah.. Sempai Cung berkata, agar kita tidak terlalu sok dengan gelar atau jabatan kita. Agar, ilmu karate yang didapat nggak asal doang. Percuma dong, sabuk setinggi langit (maksudnya sabuk hitam DAN 8, contoh ya) nggak bisa mengaplikasikan ilmu karatenya pada saat darurat. Misalnya, ada pencuri bawa pistol, tapi si master karate itu melongo, nggak bisa apa-apa. Karena, walaupun dia jago karate dan sabuknya setinggi langit, dia nggak bisa mikir (bahkan mikir) apa yang harus dia lakukan saat pencuri berpistol datang. Dia hanya berteriak mintol!! mintol! Minta tolong maksudnya.

Itu kata Sempai Cung, bukan kataku!

Intinya, jangan bangga sama jabatan atau titel kita.. Apapun pekerjaannya! Apapun hobinya. Karena, kalo kita terlalu bangga, mungkin ilmu yang ada di otakmu hilang seketika. Nggak percaya? Silahkan coba kamu nyombongin diri ke orang lain. Lihat hasilnya, nilai sekolah atau kepercayaan orang kepadamu akan anjlok.

Nah, kalo yang buat karate, sabuk putih (ihh.. tu newbie banget!) sampe sabuk coklat itu belum ada apa-apanya bila dibandingkan sabuk hitam. Itu kata Sempai Cung lagi, hehe.. Karena, pengertian kita pada karate masih dikit daripada sabuk hitam. Kalo sabuk hitam, itu namanya asli karate, karena kita udah mempelajari dari jurus-jurus yang awal atau mudah, sampe ke jurus-jurus atau teknik yang expert, yang mungkin ada campuran teknik olahraga beladiri lain. Udah gitu, sabuk hitam juga menjadi teladan bagi yang berlainan sabuk. Kalo tingkahnya jelek mah, mungkin dia juga kurang pengertian.

Ada lagi! Kalo mau berantem, jangan sok-sokan yak! Itu kata Sempaiku lagi.

Ada cerita.. Tentang aku dan dia.. (hehe, lagu Peterpan). Gini. Saat Sempai Cung masih muda (sabuk coklat), dia sedang berjualan di depan sebuah SMA. Pada saat itu, Sempai melihat anak-anak muda yang berkelahi, dua orang ya. Saat Sempai datang menuju lokasi mereka berkelahi, Sempai melerai mereka dengan melebarkan dua tangan. Tangan mereka melayangkan tinju diatas kepala si Sempai. Nah, Sempai ini kesel, ya udah dibiarin orang yang berkelahi itu melanjutkan berkelahinya.

"Ayo lanjutkan!," ketus Sempai.

Mereka berdua yang berkelahi itu cuma diam doang. Kayaknya ini mikir nih..

"Kalian nggak takut sakit, eeaa??," tanya si Sempai.

Mereka dua juga tetap diam. Napa nih anak?

So, kalo mau berkelahi, mikir sakitnya ya! Kalo yang mau ngelerai orang berkelahi, jangan ikutan berkelahi.. Ntar mati tu, eh babak belur tuh orang...

*Ide dadakan, pasti kembali

namun, kalo ide gokil, datang setahun sekali!!!

Ada sangkut-pautnya pada moral.. Kamu bisa nangkap hikmahnya disini....

Monday, June 28

Kotak surat dari bahan bekas

Tadi sore, aku membuat kotak surat dari bahan bekas yang ukurannya tidak terlalu besar, bisa dibilang pas-pasan buat ukuran amplop. Ini ku buat karena adikku minta tolong. Dia dikasih tugas dari guru dan OSIS saat MOS di SMPN 1 Sumenep tadi siang. Padahal, buatnya gampang kali.
Ini dia, kotak surat buatanku yang masih setengah jadi.

Yang bantuin aku membuatnya.....

Dan, yang membuatnya... Pastinya dong kakaknya... (foto gak usah dipublis.. jelek tau! ehehe)
Dari benda ga berguna, jadi berguna.... Kotak surat yang kubuat itu kotak dari DataPrint (pengisi ulang tinta). Awalnya, adikku sempat ngambil kotak Nutrisari. Tapi, kalo menurutku kebesaran. Ya udah, langsung aja kupilih kotak DataPrint tersebut.
Rencananya sih, bikin kotak yang setengah jadi itu, lalu ditambah dengan kaleng minuman Nestle Bear Brand Teh Putih. Eh, setelah kupikir-pikir, kaleng itu jadi nggak berguna, pasti jadi kurang menarik, karena benda itu akan berkarat. Apalagi kalo didiamkan atau dibiarkan ditempat yang lembap. Sudahlah, kurang bagus hasilnya. Jadi, ya kubiarkan polos begitu.
Tapi tenang aja, udah ku tambahkan isolasi warna-warni, supaya menambah daya tarik orang yang melihat. Namanya juga barang setengah jadi, ya pasti banyak komentar nanti....
Yang penting.... Komentari yaahhh.... Udah saatnya tidur.. Ngantuk sekaleeeeeee!!!!

Kuliner hari Minggu sore




Inilah kuliner yang paling mengenyangkan dan menyenangkan. Mi goreng yang terenak di kota Sumenep.. Hehe, nggak juga.. Ibuku beli di RM. Pak Udin di dekatnya Kampung Arab. Masih ada lagi!!! But, It was yesterday... Kemaren, bukan sekarang


Mi rebus, setengah habis.. Maap, lagi kelaparan, habis nyetrika baju

Ada lagi nih.. mi rebus yang masih utuh.

Harap bisa dilihat-lihat... Kalo laper, silakan buat mi goreng merek apa saja, tiru mi nya seperti foto-foto diatas...
*Dapet ide gokil, bukan buat promosi, tapi hanya iseng belaka
Di komentar ya.....

Kegiatan rutin tapi amat ngebosenin

Kegiatan rutinku selaama liburan ini cukup membosankan. Lihat ya, aku selalu online di blog ini setiap pagi, dan berakhir jam 12 siang atau kurang. Selang beberapa menit, aku bisa mencuri waktu sebentar untuk cuci piring atau menyapu, karena menunggu garis-garis merah yang bergerak di YouTube. Apa yang kutonton?? So pasti, Detective Conan Movie Sub tittle English.. sekarang udah episode 5 part 8/10.

Sekarang, eh malam ini, aku baru siap aja makan malam. Mau buka Internet Explorer, menekan button Favorites di toolbar Internet Explorer, lalu nekan lagi YouTube Conan Movie... Nunggu bentar, sampe garis merah penuh... langsung aku cabut cuci piring!

Hihi.. ga penting, ga butuh, dan ga nginspirasi orang.....

Puhh... lagi eror nihh...
*mungkin masih broken heart...

Aku menunggu masa SMA datang... sebentar lagi, PRA MOS SMAN 1 SUMENEP akan dimulai tanggal 3 JULI 2010.. maap diedit lagii..



Sunday, June 27

Malam kesendirian


Masih sendiri...
hanya ditemani komputer
suara anjing menggonggong
dan suara pintu berderit

Duduk sendiri,
ditengah malam senin...
berharap ada yang nungguin
aku takut sekali!!

Saturday, June 26

Aku marah, kesal, dan gak dihargai!!!! Tengok kau nanti....



Hmm.. bener tuuhh.. Dasar manusia komunis kauu!!!!

Kau komentari artikel blogku yang judulnya Situs Web (Website) yang pernah ku publikasikan ke blogku,
http://re2myblogg.blogspot.com/. Bener-bener gila tuh yang komentari artikel ku itu! Ku kira aku bodoh apa? Dia aja tuh yang indak punyo mato (nggak punya mata, Padang) alias ta' andhi' mata (nggak punya mata, Madura)! Ku bilang, don't click porn sites (jangan klik situs porno) atau situs yang gag pantes dilihat, eh malah dia ngasih link bahasa planet! Alias bahasa orangnya Taiwan sana! Puhlaa... apa ta' posang sengko'!

Bayangin deh, setelah ku copy paste kan komentar itu ke Google Translate, ternyata isi bedebah! Memang bedebah alias kurang ajar! Emang gue anak kecil yang kagak tau apa-apa apa??? Gue tau itu artinya! Dan komentar itu mengandung link yang mencurigakan! domainnya .blogspotlove.com ntah apalah domainnya itu! Apa ca'na... Heee.. dasar orang gila kau yang komentar itu.. Macam saparopat narittik do ho! Ndang adong matana (macam orang seperempat gila kau! Nggak ada matanya, Batak), sudah ku bilang don't click porn sites atau situs yang gag pantes dilihat, eh malah dia kasih link ke situs-situs itu! Apa ta' andhi' andhep asor, jhreya (apa dia nggak punya sopan santun?, Madura) ?? Mungkin dia nggak tau bahasa Inggris, makanya dia bikin komentar yang mengandung link ke situs porno itu.

Tengok kau nanti! Sengko' lah bajhi' keya... Arapa'a mon kasih komentar yang dimengerti.. Walaupun blogku sudah menyediakan Google Translate buat pembaca yang ada di luar negeri, tapi kenapa dia nggak mau menghargai artikel awak! Awak lah habih idenyo (ideku udah hampir habis, Padang) hanya nulis artikel itu... Puhlaa... Heboooohhh!!!!

Mungkin, boleh dikasih tau namanya... Nih, tak kasih copi-pastenya, namanya lin:
Ini dia linknya....
http://re2myblogg.blogspot.com/2010/05/situs-web-website.html視訊做愛,免費視訊,伊莉討論區,sogo論壇,台灣論壇,plus論壇,維克斯論壇,情色論壇,性感影片,正妹,走光,色遊戲,情色自拍,kk俱樂部,好玩遊戲,免費遊戲,貼圖區,好玩遊戲區,中部人聊天室,情色視訊聊天室,聊天室ut,成人遊戲,免費成人影片,成人光碟,情色遊戲,情色a片,情色網,性愛自拍,美女寫真,亂倫,戀愛ING,免費視訊聊天,視訊聊天,成人短片,美女交友,美女遊戲,18禁,三級片,自拍,後宮電影院,85cc,免費影片,線上遊戲,色情遊戲,日本a片,美女,成人圖片區,avdvd,色情遊戲,情色貼圖,女優,偷拍,情色視訊,愛情小說,85cc成人片,成人貼圖站,成人論壇,080聊天室,色情

25 Juni 2010 20:03


Ntu dia... semoga yang mau ngeliat komentar itu, langsung mintol terjemahan ke Google Translate.. Semoga dapat jawabannya....

Kemarahanku, tidak akan mereda! Karena, postinganku ngerasa nggak dihargai!!!
Sapa jhreya... ta' tao ngasih komentar... Mareghettttttt....

But, forgive me eaa.. Kata-kataku agak kasar.. Karena aku marah.. Aku takut, visitor setia nggak sudi (yyaa... ) baca postinganku ini... Mungkin, banyak juga yang mengomentari berupa kata nasihat, saran, atau kritik, kalo postinganku kurang baik...

Sekali lagi maaf ya.. Aku kebawa emosi.. Semoga bisa mengomentari postinganku dengan bijak... Makasih udah membaca...

Atau, kalo mau lebih jelas silakan klik.....
http://re2myblogg.blogspot.com/2010/05/situs-web-website.html

Friday, June 25

Sendiri (独自の, Dokuji no)

Sendiri...
di siang yang sepi...
hanya menonton DVD
dari Youtube, Conan muvi

Sendiri lagi...
berpacaran dengan komputer...
bertatapan dengan monitor
dipangku oleh kursi spons

Dan, aku tetap sendiri
hanya melihat, menatap (sama aja yee) mu...
komputer...
hanya kau my first love....
never go away...
daripada dia...
lari keluar kota...
di timurnya Sumenep
Pamekasan....

Tapi...
aku takut ketahuan
sama teman blogku
sekelas...
takut dikomentari
takut dikasih tahu
ke anak itu.....

Hahahaaa!! Curhatan looo!!!

彼が恐れているので、私はこれを好きです!
Kare ga osorete irunode, watashi wa kore o suki desu!

私は退屈してんだよ!
Watashi wa taikutsu shite n da yo!

Thursday, June 24

Menunggu

Aku menunggu....
setiap waktu, menunggu
hanya menunggu
menunggu, untuk melihat wajahmu
lagi, kapan?
seolah kau takkan kembali,
ke sekolah penuh keceriaan
bumbu-bumbu keindahan sekolah
hilang sekejap
saat kau pergi
lalu aku menunggu di sana
hanya untuk melihat wajahmu kembali....

Maaf, Indonesia Menempati Urutan Keempat Dunia Buka Situs Pornografi

Sedih banget aku.. Lihatlah, pagi-pagi ini, masih makan, sudah disuguhi berita dari Yahoo! yang judulnya Indonesia Urutan Empat Dunia Buka Situs Pornografi. Sengko ampon nesser ka naghara ini..(Aku kasian kali sama negara ini, Madura).

Nah, aku dapat link dari forum Detik.com. Link ini menuju web Daily Times, sebuah penyedia berita (iya kalee) yang berasal dari Pakistan. Menurut Daily Times, Pakistan nomer wahid dalam membuka situs pornografi (haram, dan diharamkan.. koq dibuka juga?). Tapi, ini surveynya tahun 2006 loohhh.. Bukan sekarang.. (ntar deh, dicari beritanya). List pembuka situs pornografi 2006:
1. Pakistan
2. India
3. Mesir
4. Turki
5. Algeria
6. Maroko
7. dan Indonesia
8. Vietnam
9. Iran
10. Kroasia

Kalo survey untuk tahun 2010 ini, aku baca berita di Antaranews.com... Link-nya
http://www.antaranews.com/berita/1277318261/indonesia-urutan-empat-dunia-buka-situs-pornografi

"Kendari (ANTARA News) - Ketua Gerakan "Jangan Bugil Depan Kamera (JBDK) sebuah LSM di tanah air menyebutkan bahwa berdasarkan hasil survey yang dilakukan selama 2010, masyarakat Indonesia berada pada urutan ke empat di dunia yang suka membuka internet untuk situs pornografi.

Pada tahun 2008 dan 2009, Indonesia berada pada urutan ke tiga dari beberapa negara di Asia setelah Vietnam, Kroasia dan beberapa negara Eropa lainnya," kata Ketua Gerakan JBDK pusat, Peri Umar Farouk, saat tampil sebagai nara sumber pada sosialisasi Undang-Undang Nomor:44/2008 tentang pornografi di Kendari, Rabu."


TUhh.. kan, masih mau buka situs pornografi lagi? Negara kita ini udah terlalu sabar buat ngadepin semua ini! Kita, yang remaja-remaja (kadang orang dewasa juga) mungkin suka berpikir pendek untuk mendapatkan pelarian. Yahh, kalo pelarian mah, nggak semua buka situs pornografi kan? Tapi ini mungkin hanya terdorong rasa ingin tau aja! Apa nggak diberikan pendidikan seks atau agama agar nggak asal buka-buka situs? Atau hanya iseng doang, biar dapat pengalaman ngeliat-ngeliat foto atau video ataupun ucapan jorok dan gak senonoh itu? Nggak etis deh, orang yang banyak beragama Muslim, mesti ngeliat begituan?

Apa, pengen dewasa duluan?

Gak enak tau! Kamu akan nyesel seumur hidup, bila kamu dewasa (sok dewasa malah) dari umur sekarang, umur dibawah belasan tahun!!! Kamu nggak akan menikmati yang namanya indahnya bumbu-bumbu sekolah, nggak seru-seruan lagi sama teman-teman! Otakmu pun hanya memikirkan pornografi terus-terusan, kalo itu terjadi dari sekarang. Memang sih, pertumbuhan itu nggak akan kembali menjadi bayi seperti semula. Tapi, kalo perkembangan, bisa aja. Bisa kembali bertingkah kekanak-kanakan (sok-sok muda..hihihi) namun tubuh kita tetap kayak orang dewasa.

Huufhh.. seandainya, hukum Islam, tepatnya UU Pornografi dilegalkan, pasti bisa dicegah semua ini. Nggak perlu ngeblokir situs, kalo kita kurang canggih alat blokirnya (hihihi, anak-anak sekarang udah tau gimana memecahkan pemblokiran situs). Insya Allah, semua bisa terbasmi, tapi pake sabar.... Melawan kezaliman dan kesakitan anak-anak sekarang, emang susah kali! Apalagi, orang-orang pemerintahan yang membasmi. Kalo ada aja manusia super tegas, mungkin semuanya bisa dibasmi beberapa bulan... Dan anak-anak ngeres yang suka ngeliat, bakal lari terbirit-birit (nyari negara yang nyediain warnet yang bisa ngakses situs porno).

Semoga bisa diambil hikmahnya... Ini ide dadakan.. makan pagi baru habis sekarang.. Hihihi

Tuesday, June 22

Bunga bougenville

Nah, gambar disebelah ini, gambar bunga bugenville disamping belakang rumahku. Kebetulan, bunga yang elok dilihat dan banyak bunganya ya, bugenville yang warna ungu. Kalau yang lain, masih sedikit bunganya, kering lagi.

Aku punya dikit bahasan tentang bugenville. Pastinya, referensi nggak jauh-jauh dari Mbah Google (sumbernya pasti ku catat kok!)

Mengintip sebentar, bugenville menurut http://www.plantamor.com/index.php?plant=215 memiliki nama ilmiah Bougainvillea glabra. Bunga ini ber-ordo Caryophyllales, famili Nyctaginaceae, Genus Bougainvillea, dan Spesies Bougainvillea glabra Choisy. Tentu saja, Kingdom bunga ini ya Kingdom Plantae (tumbuhan) dan Subkingdomnya Tracheobionta (tumbuhan berpembuluh).

Nah, ada lagi nama ilmiah bugenville. Sumbernya sama, plantamor.com (link-nya http://www.plantamor.com/index.php?plant=216 ), mungkin bugenville ini hanya berbeda di spesiesnya. Nama ilmiah bugenville yang kedua yakni Bougainvillea spectabilis. Ah, digambarnya, kebetulan bunga bugenvillenya berwarna ungu. Sama seperti gambar yang ku upload diatas. Genusnya sama. Bougainvillea.

Bunga ini memiliki warna yang menarik perhatian. Dari warnanya yang berwarna-warni, mungkin aja bikin kita seger ngeliatnya, apalagi itu warna alami. Tertarik menanamnya? Oke, bunga ini gampang ditanam. Cukup potong batangnya yang udah tua, tanam di tanah yang subur. Tumbuh deh bunganya! Nggak gitu aja sih caranya. Agar mendapatkan bunga bugenville yang memuaskan (yang melihat) dan memiliki daya jual, perlu cara-cara supaya bunganya menarik dan memiliki daya jual. Anda bisa membeli buku tentang bugenville ataupun cari di internet. Banyak kok.. Hehe..

Lalu, aku ngintip lagi direferensi orang, bahwa bugenvil dapat enyembuhkan segala penyakit! Obatnya bisa diracik sendiri juga! Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik blog in: http://theeazayoe.blogspot.com/2007/05/bugenvil-khasiat-di-balik-mitos.html Soalnya, aku lagi makan malam niihh..

Met makan malaaammm!!! Nyam-nyam-nyam

Monday, June 21

Pelangi

Saat aku jauh
kau ada dimanapun...
kau tak kenal waktu
walau malam, kau tak terlihat


Hujan deras selesai
namun kau keluar dengan keikhlasan
kau mengeluarkan spektrum cahaya
indah, namun...

Mungkin hanya sebentar aku melihatmu...
karena, matahari akan bersinar lebih terang
kau akan hilang,
dari pandanganku...


Buat yang kehilangan temen satu dojo karate...
by nadia k.p

Alamat-alamat majalah dan koran

Nah, buat yang suka nulis, baik nulis cerpen ataupun nulis puisi ataupun nulis yang lain, jangan sungkan-sungkan buat ngirimin karya ke media cetak yang membantu kamu. Btw, aku juga pernah ngirim puisi, sekali! Habis itu nggak dimuat lagi. Hihihi....

Oke, ini dia alamatnya!!
1. Tabloid Gaul
Jl. Kedoya Duri Raya No. 36 Kebon Jeruk Jakarta 11520

2. Majalah Sabili
- e-mail : Sobat eL-Ka : elkasabili@yahoo.co.id
- Facebook: Lembar Khazanah Sabili
- SMS : 02133542402
Jl. Cipinang Cempedak III/11A, Polonia, Jakarta Timur 13340
Telp: (021) 8515513

3. Jawa Pos
- Opini dan Gagasan : opini@jawapos.co.id
* Opini: panjang tulisan kurang lebih 850 kata
* Gagasan: 250 kata
* Sertakan data dan foto diri (usahakan jangan pas foto), nomor rekening, NPWP (kalo ada)-aku gak tau NPWP, hehe, nomor telpon yang bisa dihubungin.
- Pembaca Menulis: pm@jawapos.co.id
*Tulis alamat yang lengkap disertai fotokopi identitas dan nomor telpon
Atau, kirim aja ke redaksi Jawa Pos, di Graha Pena Lantai IV, Jalan Ahmad Yani 88 Surabaya
(Lebih lengkap silahkan beli Jawa Pos, hiihi)

4. PC Media
- Surat: Redaksi PC Media
Jl. Kramat IV/11 Jakarta Pusat 10430 DKI Jakarta
- E-mail: redaksi@pcmedia.co.id

5. Aneka Yess!
Jl. Salemba Tengah No. 59 Jakarta Pusat 10440
- Telp (021) 230-6188, 398-99033 (hunting)
- e-mail: ankea@indosat.net.id
- hompage: http://www.anekayess-online.com
* Redaksi menerima kiriman cerpen, tema remaja, maksimal tujuh halaman folio, ketik dua spasi. Lampiri pernyataan, cerpen orisinil dan belum pernah dipubliksasikan. Kirim naskah by e-mail dengan subjek cerpen atau fiksi. Jika dalam 3 bulan tidak dimuat, berarti naskah tidak layak muat dan tidak dikembalikan.

6. Kompas
- Online: www.kompas.com
- e-mail: kompas@kompas.com
- telepon: Redaksi (021) 5347710
- Kantor Redaksi: Jl. Palmerah Selatan 26-28, Jakarta 10270
- Alamat Surat (Seluruh Bagian): P.O. BOX 4612 JAKARTA 12046

7. Majalah Tempo
Gedung TEMPO, Jalan Proklamasi No. 72, Jakarta 10320, telp 021-3916160, Faks 3921947 (redaksi)
- e-mail: red@tempo.co.id

8. Majalah Gadis
Jl. HR Rasuna Said Blok B Kav. 32-33 Jakarta 12910
- telp : (021) 5253816, 5209370, 5266666
- e-mail: info@gadis-online.com

9. Teen
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta 12940, telp: (021) 5276325
- e-mail: tabloid.teen@gmail.com

10. Majalah Story
Jl. Raya Kedoya Duri No. 36 Kebon Jeruk Jakarta Barat 11520, P.O. BOX 6148 JKB 66.
Telp (021) 58359108, 58359109, 58359112
- e-mail: story_magazine@yahoo.com

Saturday, June 19

Nggak akan terjadi lagi... hanya sekarang....

Sekarang tanggal????

Tanggal 19 Juni 2010.... Dikira anak-anak IX-I, hari ini adalah hari sekolah yang terakhir. Dimana kami biasanya berkumpul setiap hari. Dan kini, hari sekolah yang terakhir itu batal, dimajukan jadi hari Rabu.

Hahahah!! Emang hari apaan?? Hari sabtu itu sebenarnya hari pembagian SKHUN! Jadi aku masuk sekolah. Nah, karena jam 7.15, Pak guru mengumumkan bahwa pembagian SKHUN ditunda, ya udah deh pembagiannya jadi hari Rabu. Tapi, sedih... mungkin ini hari terakhir yang pertama, dan Rabu adalah hari terakhir kedua.

Aku sedih, karena mungkin-untuk selamanya, aku nggak bisa lagi jalan kaki sama temenku. Biasanya, aku memang pulang sekolah jalan kaki sama temen, walaupun jauhnya 2 km. Dari sekolah, jalan kaki, sampe ke gereja Katolik. Setelah itu naik becak. Begitulah setiap hari. Waktu ujian nasional, paling sering aku jalan kaki... Kalo hari Jum'at dan Sabtu (beberapa bulan sebelum UN), aku juga nyuri-nyuri waktu buat jalan kaki. Yah.. tapi sampe rumah kena marah. Hahah!!

Lalu, karena kebiasaanku jalan kaki, aku juga kebiasaan curhat sama temenku. Semuanya ku ceritakan, tapi sebagian yaaa!! Diapun menceritakan tentang pacarnya (hahayyy!! Dia dah punya pacar loo!!), karena teman sebangkunya nggak mau dengerin pacarnya temen ku ini. Puhhllaa.. kasiaann... Sambil jalan, kadang aku membuat kekonyolan dan bikin ketawa temenku. Kadang dia juga membuatku ketawa. Seru juga.. cuma aku kurang pandai menceritakan dengan bahasa yang okelah... (lantaran kurang kosa kata dan baca buku)

Hanya itu... hanya itu yang aku sedihkan... Memang dikelas aku tergolong pendiam dan bicara dengan suara kecil. Namun, dengan orang-orang tertentu yang sangat dekat, mungkin aku beda. Beda jadi bersuara besar, nyebelin, bertingkah anak kecil, dan kadang gimana gitu.. Tanyain aja sama temenku juga (kalo kenal..) Nggak sedikit juga sih, temen-temenku dikelas banyak yang beragam sifatnya. Dan tentunya, ada juga yang berkelompok alias pake geng. Untungnya, kelasku kompak. Salah-benar tetap kompak....

Itulah kelasku.. Kelas yang menyenangkan... beda ama kelasku dulu! Nggak kompak!

Tetep semangat kelas IX-I! Aku suka kelas ini! Tetap jadilah kelas IX-I yang unik, beda dari yang lain seantero sekolah!

Tuesday, June 15

Zaman dan Media di Negeri Kita

Inilah zaman... Selalu saja ada bencana-bencana moral dan alam yang selalu dilimpahkan ke kita, para manusia yang stay in the earth. Saat banyak media-media yang membicarakan asusila, kita tetap saja membiarkan kuping kita mendengarnya, membiarkan mata kita melihatnya, membiarkan kaki kita ke tempatnya. Mungkin, tidak semua media mengajarkan begitu. Hanya beberapa media saja, yang hanya untuk mengeruk keuntungan semu. Satu untung, satu rugi.. Hufhh...

Tahu kan? Soal bencana moral, yang makin lama menggurita saja. Korbannya, tentu saja kita yang mengonsumsi media. Baik itu remaja, anak-anak, ataupun orang dewasa. Namun, yang paling berpengaruh terhadap media tersebut adalah remaja. Yang mungkin, bisa aja jadi korban media.

Kalo sekarang sih, yang video mesum yang sudah tersebar dimana-mana. Itulah topik pembicaraan media sekarang. Ada juga sih, yang memberitakan berita lebih penting selain berita video tersebut. Banyak orang mengira, berita video mesum yang sudah tersebar dimana-mana ini, hanyalah untuk mengaburkan pandangan kita ke pandangan lain. Misalnya, kasus penembakan wartawan sebuah TV swasta yang masih belum selesai diusut secara tegas. Eh, malah dihadapin lagi sama berita video yang membuat moral kita gugur. Sedih banget deh.

Untungnya, masih ada yang cuek tentang berita tersebut. Masih banyak anak-anak bangsa menorehkan tinta prestasinya, tanpa halangan apapun, ia bebas berprestasi. Tentunya, berprestasi yang baik dan dikenang orang. Karena, yang dibutuhkan negeri ini, hanyalah generasi muda yang dapat menggantikan dan merombak aturan di negeri ini. Bukan cuma generasi muda yang manja gitu... Sayanglah, kalo negara kita yang beragam sukunya, digantikan oleh generasi yang malah berfilosofi saya untung, kamu biarin aja?

Dan untungnya lagi, masih banyak generasi negara kita, yang berani melawan semua kesemuan dunia. Yap, kalo menurutku, para wartawan TV dan majalah yang ke Palestina itu. Mereka adalah orang-orang yang berani menanggung tanggung jawabnya, walaupun itu terpaksa. Karena, mereka orang media, orang yang paling sering mengeluarkan berita up to date tiap hari. Nggak cuma itu, mereka cukup berani hanya untuk menjadi relawan misi perdamaian. Itu hal nyata, namun gagal saat tentara Israel menghancurkan misi perdamaian. Padahal, kalo dipikir-pikir, para relawan kemanusiaan yang berdiam di kapal Mavi Marmara tersebut, tidak bawa senjata apa-apa. Yang ada di kapal Mavi Marmara hanyalah bantuan dari seluruh dunia.

Mereka juga mencari berita dan fakta, agar mata kita yang masih diselimuti kabut tebal segala bencana moral dan alam, terbuka. Bisa aja kan? Dengan mata dan hati yang terbuka, kita bisa leluasa menolong orang, walaupun kita dalam keadaan susah. Para wartawan dan jurnalis itu juga mendapatkan keuntungan spiritual setelah kejadian tersebut.

Namun, apa yang terjadi? Inilah zaman. Belum tentu semua orang peduli terhadap hal-hal tersebut. Boleh dibilang, sibuk lah... (sibuk apa sibuk?). Di zaman yang serba individualis, hanya sedikit orang yang peduli hal itu. Dan juga, cuma sedikit orang-orang yang memikirkan generasi bangsa. Media juga kadang hanya memikirkan menghibur orang yang stres dan susah, tanpa menyisipkan "sedikit aja" unsur pendidikan dan moral. Zaman dan media, berkaitan. Kalo zaman sekarang, yang penuh dengan pemikiran individualis dkk, maka media mendukung juga.


Yah, inilah zaman. Media juga ikut berpengaruh.

Artikel ini cuma buat ikutan lomba blog competition Ma Chung. pengen ikutan sih, cuma daftarnya susah! Hihihi...

needed your comment

Sunday, June 13

Unforgettable think

Yeahh, pikiran usang ini memang agak susah dilupakan. Sampai sekarang, masih lengket di otak. Lucu kali dan konyol. Serta rasis sedikitlah.

Kejadian itu kira-kira sudah 8 tahun yang lalu, saat aku masih kecil. Waktu itu, keluargaku jalan-jalan pulang kampung ke Pariaman, lalu singgah sebentar ke Bukittinggi. Wah, waktu di Bukittinggi, pemandangannya kalah dengan Bukittinggi sekarang, panas (nggak juga sih). Semua keluarga ayahku, ngumpul di Bukittinggi semua, tepatnya disebuah hotel yang homy.

Nah, keluargaku yang terdiri atas ayah, ibu, dan adik jalan-jalan sekalian silaturahmi ke rumah saudara dekat di sekitar kota Bukittinggi. Waktu itu, cuaca bagus, mendung iya tapi hujan tidak turun-turun. Kebetulan, saat itu sedang makan siang.

Aku dan adikku yang nggak tahu apa-apa soal Yahudi Israel, Produk Yahudi, ataupun Merek-merek yang membiayai senjata Zionis (yahudi tepatnya) itu langsung sikat abis!! Maksudku, kami makan di sebuah restoran fast food di Bukittinggi. Boleh lah, dibilang KFC, mungkin juga McDonald. Saat itu, aku dan adikku kelaparan banget (ayah dan ibu juga).

Saat kami sudah berada diruangan restoran tersebut, Ibu memesan menu ayam dan nasi serta kentang goreng khas restoran itu. Aku, ayah, dan adikku duduk disebelah nomor tiga depan kiri. Nggak dipojok, ditengah-tengah. Nah! Itu dia yang kutunggu-tunggu!

Aku paling suka ngeliat bule, cowok atau cewek, karena mereka punya rambut aneh dan warna-warni. Kulitnya putih kayak tembok (duuuhh... I'm sorrty Mr, Miss.... that was very funny coz I was still childhood). Lalu, hidung mereka suka merah dan mancung. Apa suka bohong ya makanya mancung, begitu pikiranku. Hahah, ya sudah, lupain. Kebetulan, bulenya cowok, tinggi besar, badannya atletis (begitulah) dan.... Masya allah

"Dia cangok sekaleee!!!! Cangok is rakus!!!
Masa satu kotak ayam goreng nan gadang itu bisa habis dalam waktu
yang (bisa dibilang) cepat?? Duuhh..."


Duhh... aku ngeliatnya ampe bengong! Ni manusia atau manusia? AKu nggak
henti-hentinya mengucapkan kata "bule" sampe ngos-ngosan karena tertawa
dengan ayah dan adikku. Ngapa? Kami cuma ngeliatin bule yang kelaperan itu,
dan ngucapin "bule" sampe beberapa kali, lalu, muncullah kata "bulek" yang artinya
bulat. (bahasa Padang). Wah apa maksudnya?


Karena hanya kami saja yang tertawa, orang-orang yang ada di restoran itu pasti keheranan. Nggak cuma pengunjung yang ngantri, bule itupun didengarnya perkataan kami. Waduh!

Dia datang dengan sok-nya. Petantang-petenteng bawa tas ransel, lalu bilang ke aku
"Hei kamu! Kamu jangan mengejek saya ya!," katanya dengan berbahasa Indonesia yang masih kental bulenya.
"Walaupun saya bule, tapi saya sehat! Daripada ayahmu yang gendut tidak bisa apa-apa!," katanya dengan nada agak marah. Dan mengejek ayahku pastinya. Rasis banget ni orang, mentang-mentang bule badan atletis, ngejek bokap awak lagi! Hhh...

Aku sih awalnya bengong aja. Dan tawa konyol tadi berhenti gara-gara bule tadi datang. Ayam goreng yang masih dipesan ibu, masih aja belum selesai-selesai. Dan hujan pun turun. Ayahku jadi minder gara-gara dibilang gendut. Oh ya? Mentang-mentang gendut, ayahku jago karate loohh!! Sok atuh, sok amat jadi manusia! Seluruh manusia yang ada di restoran fast food itu, terdiam seribu bahasa, melihat anak kecil sepertiku dan adikku ditegur habis-habisan oleh bule yang udah dewasa. Kesannya mendidik, tapi, kalo aku buat lucu-lucuan seru juga.

Akhirnya, bule itu pergi. Orang-orang menatapku cuek, ngurusin makanan lezat mereka. Ayam goreng yang dipesan ibu pun datang, aku juga jadi nggak selera makan. Pernyataan bule tadi, yang gendut ituu!!! Itu sangat rasis! Karena, didunia ini badannya nggak cuma kayak dia! Malah ada yang gemuk abis! Tapi berprestasi kok! Ibu yang datang ke meja yang kami duduki itu, senyam-senyum ngeliat aku menderita. Memang, suaraku paling besar saat mengucapkan kata "bule". Hmmm, contoh yang baik sekali.

Itulah, yang nggak aku lupakan. Mungkin itu rasis bagi ayah dan orang gendut sedunia. Karena, mereka kadang nggak mau dibilang gendut, atau malah dibilang overweight. Bagi orang gendut juga sepertiku dulu, cukup membuatku sakit hati! (halah...). Itulah masa sakit hati pertamaku. Ditegur bule.

Sebenernya, niatku bukan mengejek bule. Hanya pengen kenalan sama bule dan pengen nanya kok makannya cangok sekali. Itu aja, lantaran nggak bisa cas-cis-cus bahasa Inggris. Itupun yang bisa ngomong bahasa Inggris cuma ayah. Selebihnya, tunggu generasi ayah yang lain. Hehehe.... Akibatnya, sudah berimbas ke aku, gara-gara lucu-lucuan yang mungkin dianggap orang kurang kerjaan.

Hmm... anak kecil-anak kecil....

Friday, June 11

Pertarungan batinku

Malam ini... yak malam ini. Aku baru pulang dari latihan karate di BRI Sumenep. Aku dan adikku dilatih oleh Sempai.., ya sempainya ayahku sendiri. Aku sabuk biru, tapi jarang banget latihan (kebanyakan pake mood sih, makanya jarang latihan). Tiba saat latihan tadi, aku lemes.. Nggak kuat. Baru 30 menit, aku dah megang perut dan lemes. Hmm... Biasa, kebetulan aku lagi halangan (heheh... ati-ati!!). Untungnya sih, masih kuat. Sakitnya nggak seberapa seperti dulu.

Saat aku latihan karate, biasanya si sempai mendahulukan sikap "osh" kepada muridnya. Otomatis, muridnya juga "osh" kepada sempai (pelatih, guru karate). Osh ini bisa disebut juga salam hormat dalam istilah beladiri Karate (semua karate pake Osh. Karate kid mungkin pake osh juga, hehehe). Setelah "osh", sempai dan murid sama-sama membungkukkan badan seperti orang Jepang yang menghormat atau kenalan (tradisional) kepada orang lain. Membungkukkan badan tidaklah harus seperti rukuk, cukup membungkukkan badan sedikit, itu udah hormat.

Beda sama olahraga yang berasal dari Xinjiang Cina. Apa ya? Ooo... namanya Thifan Po Khan. Olahraga beladiri ini juga sama seperti karate, melindungi diri dan membuat badan sehat serta dipertarungkan. Namun, Thifan Po Khan nggak pake kata "osh" dan tidak membungkukkan badan kepada sempai, sesama murid, ataupun dojo (tempat latihan). Pembukaan olahraga Thifan Po Khan cukup dengan mengatakan "Assalamu'alaikum" sebagaimana yang diucapkan oleh seorang Muslim saat menyapa, ataupun melakukan kegiatan bertemu dengan orang lain. Unik kan? Simpel lagi. Tapi, kenapa ya, kok Karate lebih terkenal dimata anak-anak sekarang ketimbang Thifan Po Khan yang lebih simpel dan islami? Apalagi, setelah ku baca weblognya Thifan Po Khan Indonesia, selesai saling pukul, mereka langsung mengaji.

Cukup unik ya? Kedua olahraga ini, Karate dan Thifan Po Khan memang menarik. Selain itu, latar belakang mereka juga nggak jauh-jauh amat dengan munculnya Karate dan Thifan Po Khan. Karena, semua beladiri (katanya sihh) berasal dari tiga negara. Yaitu, Jepang, Cina, dan Korea, termasuk Karate dan Thifan Po Khan.

Nih ya, blognya Thifan Po Khan Indonesia : http://thifanpokhan.blogspot.com/. Silakan dibuka. Kalo website-nya Karate, mah banyak. Banyak aliran-alirannya (dan pastinya banyak perguruannya). Kalo yang waktu aku latihan tadi sih, aliran Shotokan perguruan INKAI (Institut Karate-Do Indonesia). Kalo website nya sih http://http://www.inkai.or.id// (dibuka juga ya, nanti keliatan banget perbedaannya).

Masalahnya, kenapa kayaknya aku nggak ikhlas ngejalanin latihan? Padahal, aku pengen banget ngelindungin diri tanpa nyusahin orang lain. Tapi, kenapa aku kayaknya nggak semangat latihan? Dan latihannya hanya untuk ujian kenaikan sabuk ataupun pertandingan aja? Mungkin.. waktu kecil....

Heheh, aku belum cerita yah... Waktu kecil, kelas 4 SD kira-kira, aku sudah menjalani karate di Kutacane. Pastinya lah di BRI. Aku rajiiiiinnn kali latihan, sampe bagus gerakannya dan naik sabuk kuning. Tiba sabuk kuning, frekuensi latihan tetap. Tapi, kalo sabuk hijau... Ampun deh malesnya!! Kayaknya nggak penting amat! Mungkin... aku cuma termotivasi latihan karena ingin mendapatkan sabuk hitam di usia dini dan dapet gelar DAN 1. Mimpi anak-anak pasti kadang ilang kalo udah besar. Inilah mungkin penyebabnya....

Orang Karate, temperamentalnya seperti kebanyakan orang. Nggak ada temperamen khusus kecuali keras, disiplin, dan pantang menyerah. Mirip motto hidup orang Jepang juga. Tapi, kadang Karate juga menularkan (eiitt... mengajarkan kalee) sifat individual dan egois. Semua olahraga juga ngajarin gitu kok. Individual, kita bisa, kita ngelakuin sendiri. Walaupun diarahkan pelatih. Temannya, kadang yang "tertentu" aja. Kalo egois, kita diajarin, gue harus dapet itu! Apapun yang terjadi! Itu berlaku buat pertandingan Kumite (sparring) saja. Kalo yang lain nggak. Namun, awal dan akhir Kumite pertandingan minggu lalu, diawali dengan salaman dan diakhiri dengan pelukan... Hmm... lumayan deh, nggak dendam kesumat....

Hmm... itulah olahraga. Termasuk juga Karate dan Thifan Po Khan (mungkin masih tergolong baru). Kadang bikin nyebelin (kalo malas dan dimarahin, atau juga dicuekkin sama anak-anak) dan juga kadang bikin nyenengin.

Eaahh,... Itulah endingnya....

(awas, orang yang nge-blog ngantuk berat)

Thursday, June 10

Aku lagi bingung

Keceriaanku hari ini kayaknya mulai redup deh. Aku malah diserbu (hah? masa? ) dengan quote-quote membingungkan dari temen cowokku. Temen yang selalu ngebantuin aku kalo lagi susah main gitar dan ngerjain soal fisika, nemenin bosen, dan sekarang, kayaknya...

Bukan itu aja, aku juga mulai ngerasa takut dan nervous (mungkin, tapi dikit) sama temen-temenku yang lain. Mungkin, aku juga khawatir sama mental ku yang udah kayak gini, gimana SMA nanti? Aku ketemu lagi sama temen-temen satu sekolahan. Yang lebih tau sikap ku kayak gimana. Haduuuu.... terlalu mikirin aneh-aneh sih! Kayak gini ni contohnya. Percuma aja, aku ikutan karate, sampe tanding 2 kali dalam 2 tahun ini, kok juga nggak seberani pelempar batu Palestina (untuk menghancurkan tank Israel) yang jago-jago itu yach?? Sampe aku hampir jadi atlet (cieehh.. promosi eeuuuyyy!!! jangan kelepasan dunkkksss.. ntar sok lageee!) pemula, tetep aja aku penakutan gini.

Gara-gara quote temen cowokku, (tingkah) aku bisa dibilang tak gena (Madura, maksudnya, kurang wajar gitu. Kalo aku bilang kekanak-kanakan) ; saparopat narittik (Batak, seperempatnya gila), dan, childish. Itulah kelakuanku sekarang. Gara-gara itu, kemarin malam, aku lampiaskan semua kebingungan dan semua ambigu yang bodo amat dipikiranku! Main gitar sampe melek! Main sampe jam 22.30 WIB malam. Puaskan? (untung pake senar nilon, kalo kawat, udah bengkak tangan ga bisa ngetik)

Aku main gitar dari jam 9 malam, sampai jam 22.30. Setelahnya Isya, aku langsung menghidupkan MP3 player di HP, masang lagu Avenged Sevenfold - Afterlife, lalu ngebayangin main gitar listrik kayak Orianthi atau Prisa (mungkin,) sambil diliatin adekku. Wah, ngaca deh aku lagi main gitar, tapi ancur-ancuran karena masih pemula. Pas di bridge lagu, aku langsung gaya-gayaan main melodi. Setelah selesai tuh lagu, hampir aja ku banting badan gitar ke meja rias yang kayak pemain Guitar Hero. Hampir aja, dan nggak jadi. Adekku bengong... nggak ngagap tapi. Yahh, ....

Lagu rock! But not hard rock like Metallica or Aftermath.... Itulah yang ku dengar kalo bosen. PARAMORE paling cocok... Untung aja, masih selektif milih lirik lagu. Dan juga lagu slow dikit. Cukup membantu ngilangin semua kegilaan dan keanehan itu. CUkuplah sampai disini.

Kesimpulannya, banyak remaja didunia ini stres dan bingung gara-gara urusan duniawi. Aku juga termasuk, dan tadilah pelarian-pelarian yang udah disebutin (itu versiku sendiri). Dunia remaja, apalagi mau kelas 1 SMA, emang masa-masa sulit dikit buat berubah 10 derajat dewasa. Tambah lagi sama tekanan temen-temen dulu, atau kakak kelas yang ngebetein nanti. Huffhh, menderita lah daripada masa-masa SMP. Lantaran kepikiran ini-itu biar keliatan perfect dan oke dihadapan orang lain. Itu tantangannya!!

Hanya beribadah, dan bertawakkal, serta berserah diri kepada Allah, aku masih bisa selektif memilih budaya remaja sekuler jaman ni. Ngebingungin, pake quote harus fashion dikit segala lagi... Dan juga, ngelanjutin apa tujuan aku main gitar sebenarnya! Juga, ngelanjutin kegiatan seabrek, biar ngelupain quote temen cowokku itu...

Semoga aku masih termasuk orang yang selamat....
Amiinn.....


(BIngung was the first....)

Tuesday, June 8

Ide Gokil dan TV

Hmmm... zaman sekarang, tayangan televisi banyak anehnya! Dan banyak noraknya, kadang memang nggak sesuai sama umur yang nonton. Kebanyakan, penonton televisi sejati itu anak-anak, remaja, dan kadang-kadang ibu-ibu. Apa aja sih yang dilihat? Kok banyak kali penonton seumuran mereka.

Mungkin, tayangan zaman sekarang banyak anehnya. Untuk anak-anak, kartun tapi kayaknya kartun remaja. Sedangkan remaja, sineettrroooonnnnn dan serial FTV. Ada juga sih yang kartun. Kalo ibu-ibu, bisa ditebak. Mungkin acara gosip pagi-siang-sore. Hmm.... Belum tentu juga. Kadang, anak-anak, remaja, dan ibu-ibu pun menonton tayangan yang aneh dan bikin jantung debar-debar. Stres ngeliatnya, capek nunggunya. Itulah tayangan aneh dan bikin berdebar-debar.

Nggak heran, kalo sekarang kita bisa ngeliat tayangan aneh-aneh yang bikin kita debar-debar nggak karuan. Sebut aja Masih dunia lain, yang bikin kita kadang mati ketakutan. Nggak cuma itu, masih ada lagi. Hufffhhh....

Kalo yang bikin kita bener-bener ngakak, cuma dikit. Garingnya sih banyak. Coba nonton Opera Van Java, asli lucu! Tapi, kadang Opera Van Java suka disensor kata-kata setiap pelakonnya. Ada apa? Apa mungkin para pelakon mengucapkan kata-kata kasar ataupun kotor? Ternyata yang lucu pun belum tentu lucu, masih ada garingnya dan adegan kasarnya.

Heheh, dari paragraf pertama itu aja kayaknya nyambung dikit sama paragraf kedua. Ini ide tiba-tiba, kalo nggak segera ditulis, waduh lupa deh!! Lanjut!!

Inilah tayangan televisi versi Indonesia. Belum ada yang cocok sesuai umurnya. Makanya anak kecil tau duluan urusan ini-itunya gosip artis.
Hmmm... Kasian....

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Betul juga sih. Lebih bagus mematikan tayangan televisi yang sekiranya nggak cocok dengan umur kita. Kalo perlu, pindah ke stasiun televisi lain, biar nggak ditonton. Yang lebih bagus, apabila ada anak kecil atau adik kita yang ngekor nonton, segera cabut cok televisi. Maka dia akan menangis. Hihihih.... Lalu, ajaklah adik atau anak kecil ke suatu tempat yang membuat dia lebih kreatif dan senang.

Ide gokil tuuucchh!!!!
Hihihihihi.....